Wings Air Terbang ke Banyuwangi Dua Kali Sehari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Intensitas penerbangan di Banyuwangi meningkat dengan penambahan frekuensi terbang maskapai Wings Air. Maskapai Wings Air menambah frekuensi penerbangan dari Bandara Juanda Surabaya ke Bandara Blimbingsari di Kabupaten Banyuwangi menjadi dua kali dalam sehari.

    Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Banyuwangi Suprayogi, di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis, 1 September 2016, mengatakan Wings Air telah mengajukan izin tambahan frekuensi penerbangan tersebut kepada AirNav, lembaga yang diberi otoritas mengatur navigasi penerbangan di seluruh Indonesia.

    Dengan demikian, katanya, frekuensi penerbangan dari Surabaya ke Banyuwangi dan sebaliknya akan menjadi empat kali sehari karena sebelumnya maskapai Garuda Indonesia juga menambah penerbangan dari satu kali menjadi dua kali sehari.

    "Wings Air akan memulai penambahan frekuensi terbang tersebut per 30 Oktober 2016," ujar Suprayogi.

    Dia mengatakan, dengan penambahan frekuensi tersebut, makin banyak pilihan bagi wisatawan, dunia usaha, maupun kalangan masyarakat untuk menuju ke kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Jawa tersebut.

    Opsi waktu juga menjadi lebih banyak, karena terdapat penerbangan mulai pagi hari yang dijalankan Garuda Indonesia dan siang hari oleh Garuda Indonesia dan Wings Air.

    "Jadwal baru dari Wings untuk penambahan frekuensi direncanakan pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB, sehingga makin lengkap pilihan waktunya," kata Suprayogi lagi.

    Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas optimistis penambahan frekuensi terbang tersebut semakin mendorong perekonomian Banyuwangi ke arah yang lebih baik. Penambahan frekuensi juga menunjukkan geliat perekonomian di daerah tersebut.

    Anas yakin, ke depan dengan beroperasi terminal baru Bandara Blimbingsari Banyuwangi, frekuensi maupun jumlah penumpang bakal terus meningkat.

    Saat ini, terminal baru berkonsep arsitektur hijau dengan nyaris tanpa AC tersebut sedang memasuki tahap akhir, dan dijadwalkan akan diresmikan pada awal 2017. "Terminal baru akan menjadi ikon baru yang bisa menarik perhatian wisatawan," ujarnya pula.

    Ia menjelaskan bahwa jumlah penumpang di Bandara Blimbingsari Banyuwangi sendiri terus mengalami peningkatan.

    Tercatat pertumbuhan penumpang melonjak hingga 1.308% dari hanya 7.826 penumpang (2011) menjadi 110.234 penumpang (2015). Hingga 28 Agustus 2016, bandara tersebut telah melayani lalu lintas 70.257 penumpang. "Sampai akhir tahun, total jumlah penumpang diprediksi sedikitnya 120.000 orang," kata Suprayogi.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.