BPS: Pada Agustus 2016 Terjadi Deflasi 0,02 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Sasmito Hadi Wibowo menyampaikan laporan resmi perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia di Kantor BPS, Jl.Dr Sutomo, Jakarta, 16 Mei 2016. Tempo/Tane Hadiyantono

    Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Sasmito Hadi Wibowo menyampaikan laporan resmi perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia di Kantor BPS, Jl.Dr Sutomo, Jakarta, 16 Mei 2016. Tempo/Tane Hadiyantono

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Agustus 2016 terjadi deflasi 0,02 persen, atau terendah dibandingkan dengan periode yang sama dalam 15 tahun terakhir. "Angka ini sesuai dengan perkiraan Bank Indonesia sebelumnya yang mengatakan akan terjadi deflasi pada Agustus," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo di Jakarta, Kamis, 1 September 2016.

    Dengan demikian, inflasi tahun kalender mencapai 1,74 persen (year to date/ytd). Sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2016 terhadap Agustus 2015) sebesar 2,79 persen.

    Deflasi pada Agustus terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan 0,68 persen dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 1,02 persen.

    Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,41 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,41 persen; kelompok sandang 0,40 persen; kelompok kesehatan 0,39 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi, serta olahraga 1,18 persen.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.