Oktober, Citilink Buka Rute Penerbangan Jakarta-Jayapura  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas bandara melambaikan tangan kepada Pesawat Citilink saat melakukan tinggal landas dalam penerbangan perdana, di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (10/1). TEMPO/Imam Sukamto

    Petugas bandara melambaikan tangan kepada Pesawat Citilink saat melakukan tinggal landas dalam penerbangan perdana, di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur (10/1). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia berencana memperluas konektivitas ke daerah timur Indonesia. Rencananya Citilink Indonesia akan membuka rute terbang ke Papua.

    "Pembukaan rute ini memang telah menjadi salah satu prioritas utama kami. Ini merupakan langkah penting dalam upaya Citilink untuk memperluas konektivitas, jadi nanti dari Aceh hingga Papua bisa terkoneksi dengan penerbangan Citilink," kata President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan di Jakarta melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 30 Agustus 2016.

    Albert mengatakan Citilink mulai melintas di langit Papua mulai Oktober 2016. Rute yang akan dibuka adalah rute Jakarta-Jayapura. Pesawat yang akan digunakan jenis Airbus A320 yang memiliki kapasitas tempat duduk untuk 180 penumpang. "Citilink Indonesia akan membuka penerbangan berjadwal harian dari Jakarta ke Jayapura melalui penerbangan transit,” ujar Albert.

    Albert menjelaskan, terkait dengan konsep dan persiapan pembukaan rute baru tersebut, saat ini tim Citilink terus menggodoknya. "Kami telah melakukan feasibilities study sebelumnya, Jayapura memiliki potensi penumpang dan angkutan kargo yang cukup bagus. Kami terus mengkaji dan mempelajari agar rute ini bisa segera direalisasikan," katanya.

    Selain itu, Albert mengaku, saat ini Citilink tengah dalam proses mengajukan izin slot di Bandara Jayapura ke Kementerian Perhubungan.

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.