Tax Amnesty, Wapres JK: Repatriasi Terjadi pada September  

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan sambutan pada Pameran otomotif berskala internasional, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di Indonesia Convention and Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, 11 Agustus 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui dana repatriasi dari program tax amnesty atau pengampunan pajak hingga saat ini jumlahnya masih jauh dari target pemerintah. Namun, dia mengaku optimistis dana repatriasi akan semakin besar pada September 2016.

“Saya yakin September ini bisa lebih baik dari sekarang," kata Kalla saat menghadiri acara jalan santai hari ulang tahun Pasar Modal ke-39, di Jalan Sudirman, Jakarta.

Dikutip dari situs tax amnesty Direktorat Jenderal Pajak http://pajak.go.id/statistik-amnesti, pada Ahad, 28 Agustus 2016, tercatat dana repatriasi mencapai Rp 7,66 triliun, deklarasi luar negeri Rp 14 triliun, dan deklarasi dalam negeri Rp 80,1 triliun. Adapun uang tebusan baru mencapai Rp 2,12 triliun atau 1,3 persen dari target Rp 165 triliun yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Kalla, masih sedikitnya jumlah dana repatriasi disebabkan karena belum banyak perusahaan-perusahaan skala besar yang mengikuti program tax amnesty. Saat ini, kebijakan pengampunan pajak sebagian besar diikuti oleh perusahaan skala kecil. "Yang kecil bayar kecil, hanya koreksi Rp 10-20 juta, tapi yang besar koreksinya bisa ratusan miliar," kata Kalla.

Kalla mengaku yakin perusahaan-perusahaan besar tersebut akan mengikuti program tax amnesty dan merepatriasi dananya ke Indonesia. Saat ini, kata dia, perusahaan-perusahaan tersebut masih melakukan persiapan seperti pembukuan dan pengumpulan bukti-bukti. "Jadi jangan dilihat angka sekarang," katanya.

AMIRULLAH






JK Akui Pertama Kali Usulkan Sistem Proporsional Terbuka

26 hari lalu

JK Akui Pertama Kali Usulkan Sistem Proporsional Terbuka

JK mengatakan dalam pelaksanaannya sistem proporsional tertutup calon cenderung tidak berkampanye melainkan partai yang kampanye.


Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

2 Desember 2022

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan pekan lalu sempat menghadiri acara KAHMI di Palu bersama Jusuf Kalla.


Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

2 Desember 2022

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

Jokowi mengenang Ferry Mursyidan Baldan sebagai sosok yang sangat baik dan bisa berkomunikasi dengan siapa pun.


Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

15 November 2022

Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

Megawati dan SBY turut hadir di acara jamuan makan malam KTT G20 di Bali bersama mantan presiden dan wakil presiden RI lainnya


Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

15 November 2022

Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

Dalam sistem tata negara Indonesia, peran wakil presiden tidak dapat dikesampingkan.


Agar Inovasi Bisa Dikomersialkan, JK Usul Mahasiswa Teknik Dapat Mata Kuliah Bisnis Satu Semester

13 November 2022

Agar Inovasi Bisa Dikomersialkan, JK Usul Mahasiswa Teknik Dapat Mata Kuliah Bisnis Satu Semester

JK meminta perguruan tinggi memperkuat kolaborasi antara penelitian dan bisnis yang lebih bermanfaat bagi kehidupan manusia.


Pesantren Darunnajah Kini Punya Universitas, Jusuf Kalla Apresiasi Ada Fakultas Bisnis

7 November 2022

Pesantren Darunnajah Kini Punya Universitas, Jusuf Kalla Apresiasi Ada Fakultas Bisnis

Universitas Darunnajah mempunyai tiga fakultas, yakni FAI, Fakultas Bisnis dan Fakultas Sains dan Teknologi.


Dua Tahun Terhenti, UGM Gelar Lagi Anugerah HB IX Award pada Desember 2022

31 Oktober 2022

Dua Tahun Terhenti, UGM Gelar Lagi Anugerah HB IX Award pada Desember 2022

UGM memastikan kembali menggelar Anugerah Hamengku Buwono (HB) IX Award saat dies natalis ke-73.


Luhut Bantah Klaim JK soal Pekerja Smelter Nikel dari Cina

29 Oktober 2022

Luhut Bantah Klaim JK soal Pekerja Smelter Nikel dari Cina

Menurut Luhut, saat awak smelter berdiri memang banyak pekerja Cina yang dipekerjakan.


Tanggapi Jusuf Kalla soal Cawapres Anies Baswedan, Andi Arief: Elektabilitas dan Popularitas itu Penting

29 Oktober 2022

Tanggapi Jusuf Kalla soal Cawapres Anies Baswedan, Andi Arief: Elektabilitas dan Popularitas itu Penting

Andi Arief menilai elektabilitas cawapres penting untuk mendorong Anies Baswedan memenangkan Pilpres 2024.