Sentimen Domestik Dinilai Positif, IHSG Berpeluang Menguat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi seorang pialang saat memantau pergerakan saham IHSG pada layar monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, 8 April 2016. TEMPO/Tony Hartawan

    Ekspresi seorang pialang saat memantau pergerakan saham IHSG pada layar monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, 8 April 2016. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Laju indeks harga saham gabungan (IHSG) mampu ditutup di zona hijau pada perdagangan Kamis kemarin setelah pemerintah meluncurkan paket kebijakan ekonomi jilid XIII. Kepala Riset NH Korindo Securities mengatakan kebijakan tersebut tampaknya direspons positif, sehingga berhasil mengantarkan mayoritas sektor ditutup di zona hijau.

    Pada perdagangan Jumat, 26 Agustus 2016, Reza memperkirakan IHSG akan mencoba melanjutkan penguatan dengan support 5.389-5.413 dan resisten 5.476-5.496. "Diharapkan sentimen dari domestik tersebut mampu membuat pelaku pasar terus melakukan aksi beli di tengah melemahnya laju bursa saham global jelang akhir pekan," ucap Reza dalam pesan tertulisnya, Jumat, 26 Agustus 2016.

    Secara teknikal, IHSG bersiap kembali melanjutkan penguatan dengan level support yang lebih aman mengingat IHSG mampu kembali di area 5.400-an.

    IHSG pada perdagangan kemarin berhasil menguat setelah dirilisnya paket kebijakan XIII, yakni naik 93 persen ke level 5.454,11.

    Paket kebijakan tersebut lebih menitikberatkan pertumbuhan penyediaan rumah bagi masyarakat menengah-bawah dengan harga terjangkau melalui penyederhanaan sekaligus mengurangi regulasi biaya pengembang untuk membangun rumah.

    Dari sentimen global, masih terkait dengan sentimen pasar akan adanya perkiraan bahwa nantinya dalam pertemuan FOMC The Fed belum akan menaikkan suku bunganya turut menambah amunisi bagi IHSG. Pelaku pasar pun memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk kembali masuk.

    Sepanjang pergerakan, IHSG menguat disertai laju rupiah yang menguat. Adapun investor asing tercatat melakukan aksi beli, dari nett sell Rp 845,28 miliar menjadi nett buy Rp 687,96 miliar.

    DESTRIANITA K.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.