Ini Proyek-proyek yang Akan Dibangun 4 BUMN  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah), Direktur Jenderal Kekayaan Negara Sonny Loho (kiri) dan Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro (kanan) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 24 Agustus 2016. Rapat tersebut membahas penerbitan saham terbatas atau rights issue, empat BUMN yakni PT Wijaya Karya Tbk, PT Jasa Marga Tbk, PT Krakatau Steel Tbk, dan PT Pembangunan Perumahan Tbk serta membahas rencana pembentukan Holding BUMN. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah), Direktur Jenderal Kekayaan Negara Sonny Loho (kiri) dan Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro (kanan) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 24 Agustus 2016. Rapat tersebut membahas penerbitan saham terbatas atau rights issue, empat BUMN yakni PT Wijaya Karya Tbk, PT Jasa Marga Tbk, PT Krakatau Steel Tbk, dan PT Pembangunan Perumahan Tbk serta membahas rencana pembentukan Holding BUMN. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Badan Usaha Milik Negara Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui rights issue terhadap empat badan usaha milik negara, yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

    Total rights issue empat perusahaan milik negara tersebut mencapai Rp 14,3 triliun. Pemerintah akan mengambil sebagian besar saham dari empat perusahaan ini melalui dana penyertaan modal negara (PMN) yang telah disetujui DPR, yakni Rp 9 triliun.

    Baca juga: Sri Mulyani: Rights Issue 4 BUMN Setelah Pencairan PMN

    Wijaya Karya berencana melepas saham Rp 6,1 triliun. Krakatau Steel akan melakukan rights issue Rp 1,8 triliun. Hampir sama dengan Krakatau Steel, Jasa Marga mematok target rights issue Rp 1,8 triliun. Sementara itu, PP menargetkan rights issue Rp 4,4 triliun.

    Menurut Deputi Kementerian BUMN Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Aloysius Kiik Ro, porsi publik dalam rights issue Wijaya Karya mencapai Rp 2,1 triliun. " Krakatau Steel Rp 300 miliar, Jasa Marga Rp 450 miliar, dan PP Rp 2,15 triliun," katanya di kompleks parlemen, Senayan, Rabu, 24 Agustus 2016.

    Berita terkait: Komisi VI Setujui Privatisasi 4 BUMN, Ini Catatannya  

    Adapun proyek-proyek yang akan didanai melalui rights issue empat BUMN tersebut adalah sebagai berikut.

    PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
    - Tol Trans-Kalimantan (Samarinda-Balikpapan)
    - Tol Trans-Sulawesi (Manado-Bitung)
    - Tol Trans-Jawa (Soreang-Pasirkoja)
    - PLTU Banten 2 x 1.000 megawatt
    - PLTU Aceh 2 x 200 megawatt
    - PLTA Lahat 5 Karangkates
    - Penyediaan air minum DKI Jakarta dan Jawa Barat (Water Treatment Plant Jatiluhur)
    - Kawasan Industri Kuala Tanjung, Sumatera
    - Project Financing Tol Sumatera
    - Refinancing MTN

    PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
    - Pabrik baja lembaran panas (hot strip mill) untuk sektor otomotif, pipa baja, pengerolan lanjut, dan konstruksi.
    - PLTU Batubara 1 x 150 megawatt untuk memenuhi kebutuhan PTKS dan efisiensi.

    PT Jasa Marga (Persero) Tbk
    - Ruas Tol Semarang-Batang
    - Ruas Tol Pandaan-Malang
    - Ruas Tol Jakarta-Cikampek II

    PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
    - Jalan Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi
    - Jalan Tol Depok-Antasari
    - Jalan Tol Balikpapan-Samarinda
    - Jalan Tol Pandaan-Malang
    - Jalan Tol Manado-Bitung
    - Kawasan Industri Kuala Tanjung, Sumatera
    - Multipurpose Terminal Kuala Tanjung, Sumatera
    - PLTU Meulaboh 2x200 megawatt
    - Rumah susun sederhana milik

    ANGELINA ANJAR SAWITRI

    Berita lainnya:
    Indonesia Raih Emas di Olimpiade, Ketua DPR Menjanjikan Ini 
    DPR Setuju Pemerintah Naikan Cukai Rokok 
    Ketua DPR: Sosialisasi Tax Amnesty Kurang Gencar 
    DPR Putuskan Nasib Hukuman Kebiri Hari Ini 
    Sidang Paripurna DPR Hari Ini Membawa Tiga Agenda  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.