BPTJ: 5 Terminal Tipe A di Jabodetabek Segera Beroperasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memastikan lima terminal tipe A di kawasan Jabodetabek akan segera beroperasi. Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga mengatakan, ke lima terminal tipe A tersebut adalah Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur, Baranangsiang Bogor, Jatijajar Depok, Poris Plawad Tangerang, dan Pulogebang Bekasi.

    "Selama ini kan terminal-terminal di daerah jelek. Kami selalu ngomel. Maka setelah diambil alih oleh kami harus bagus. Jadi setelah jadi wewenang kami, jangan sampai kami ngomel-ngomel ke diri sendiri," ujarnya pada Bisnis, Senin, 22 Agustus 2016.

    Elly mengatakan, terminal tipe A di lima daerah tersebut belum sepenuhnya rampung karena masih dalam tahap pembangunan. Namun, dipastikan dalam waktu dekat kesemua terminal sudah bisa beroperasi.

    Menurut Elly, pengambilalihan wewenang pengelolaan terminal dari pemda sebagai tanggung jawab untuk membenahi masalah transportasi khususnya di wilayah Jabodetabek seperti yang diamanatkan oleh Kementerian Perhubungan.

    "Memang masih ada terminal yang belum selesai semuanya. Terminal Jatijajar di Depok misalnya, yang saat ini tinggal sekitar 15% lagi dan Baranangsiang yang sedang dibangun bekerja sama dengan swasta," ujar Elly.

    Saat ini, kata Elly, BPTJ belum bisa berbuat banyak untuk pembenahan terminal tipe A secara maksimal seiring dana untuk tahun 2016 belum dianggarkan. Ia memastikan pada 2017 anggaran sudah disiapkan untuk membenahi transportasi di wilayah Jabodetabek tersebut. "Kalau untuk 2016 ini justri kami harus lakukan penghematan. Jadi tahun depan ketika sudah ada anggaran kita akan maksimalkan," kata  Elly.

    Sementara itu, Kepala Dinas Lalu Lintas dan Arus Jalan (DLLAJ) Kota Bogor Rakhmawati mengatakan pekan ini pihaknya memastikan sudah menyerahkan kewenangan pengelolaan Terminal Baranangsiang kepada otoritas perhubungan pusat.

    Dia menjelaskan penyerahan wewenang tersebut termasuk pemindahtugasan sebanyak 48 pegawai yang biasa bekerja di Terminal Baranangsiang, Bogor. "Semuanya kami serahkan termasuk petugas," ujar Rakhmawati.

    Rakhmawati menjelaskan, setelah Baranangsiang menjadi wewenang pusat, Pemkot Bogor akan fokus membenahi Terminal Bubulak dan Terminal Merdeka sebagai terminal tipe B. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menandatangani MoU dengan Pemerintah Kabupaten Bogor terkait kerja sama pengelolaan Terminal Bubulak yang sama-sama dilintasi kedua daerah tersebut.

    "Poinnya kami dengan Pemkab Bogor ingin menjadikan Terminal Bubulak menjadi terminal yang layak yang dikelola dua daerah. Saat ini pembenahan tengah berjalan di Bubulak dan Merdeka," katanya.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.