Harga Rokok Naik, Ridwan Kamil: Hilangkan Reklame Rokok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ridwan Kamil memberi sambutan saat peresmian jalur pedestrian di area factory outlet Jalan RE Martadinata, Bandung, 28 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia

    Ridwan Kamil memberi sambutan saat peresmian jalur pedestrian di area factory outlet Jalan RE Martadinata, Bandung, 28 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.COBandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sangat menyetujui wacana menaikkan harga rokok hingga Rp 50 ribu per bungkus. "Saya setuju karena saya enggak ngerokok. Jadi antep we (biarkan saja)," kata Ridwan Kamil di Bandung, Senin, 22 Agustus 2016.

    Ridwan Kamil menambahkan, harga rokok memang seharusnya dinaikkan jika ingin meningkatkan kesehatan masyarakat. Menurut dia, pihaknya akan serta-merta mengikuti bimbingan dari pemerintah pusat agar harga rokok di Kota Bandung ikut dinaikkan.

    "Saya akan taat pada aturan dari pusat dan saya mendukung wacana dari pemerintah pusat untuk menaikkan (harga rokok). Bandung kan mau meminimalkan budaya merokok di kotanya, jadi didukung sepenuhnya," ujarnya.

    Selain mulai menggerakkan pengurangan budaya merokok, Ridwan Kamil berharap pemerintah pusat juga melarang reklame rokok. Meski demikian, tanpa harus menunggu komando dari atas, pria yang akrab disapa Emil ini dalam waktu dekat akan melakukan pembongkaran reklame-reklame produk rokok yang selama ini masih banyak ditemukan di Kota Bandung. "Termasuk reklame rokok akan dihilangkan," tuturnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.