Imbas Eksternal, Rupiah Diperkirakan Bergerak Terbatas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang rupiah. REUTERS/Beawiharta

    Ilustrasi mata uang rupiah. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak terbatas karena imbas pelemahan dolar Amerika Serikat dan yen Jepang.

    Pernyataan John Williams, Presiden The Fed San Francisco, bahwa The Fed harus menaikkan target inflasi Amerika Serikat dari 2 persen ke target baru berdasarkan pertumbuhan ekonomi memberi banyak ruang untuk mempertahankan suku bunga Fed Rate saat ini. Hal ini menyebabkan laju dolar menuju zona hijau menjadi melunak pada perdagangan kemarin.

    "Terlihat dolar Amerika Serikat bergerak melemah terhadap mayoritas mata uang dunia dengan pelemahan 0,5-1 persen," ujar Kepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada dalam keterangan tertulis, Kamis, 18 Agustus 2016.

    Di tengah pelemahan laju dolar Amerika, nilai tukar yen melemah lebih dalam setelah berkurangnya keyakinan pasar terhadap efektivitas program stimulus Bank of Japan (BoJ). "Akibatnya, laju rupiah cenderung melemah tipis, terimbas secara tidak langsung pergerakan yen tersebut," tutur Reza.

    Masih belum adanya sentimen yang signifikan membuat laju rupiah hanya bergerak terbatas akibat imbas pelemahan dolar Amerika itu sendiri. Kini rupiah kembali berada di area konsolidasinya, cenderung menguji level resisten.

    Sedangkan pidato Presiden Joko Widodo yang menyatakan defisit neraca pembayaran Indonesia menyentuh -2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto diharapkan tidak menyebabkan adanya tekanan aksi jual terhadap rupiah. Reza memperkirakan hari ini rupiah akan berada dalam rentang support 13.109 dan resisten 13.069. "Tetap cermati sentimen yang ada."

    DESTRIANITA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.