Cina Jajaki Investasi 2.000 Ekor Sapi di Kubu Raya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sapi perah. ANTARA/Jefri Aries

    Ilustrasi sapi perah. ANTARA/Jefri Aries

    TEMPO.CO, Jakarta - Investor asal Cina menjajaki lahan padang rumput di Kabupaten Kubu Raya seluas 300 Hektare untuk mendatangkan 2.000 ekor sapi dari Australia dan Nusa Tenggara Barat.

    Bupati Kubu Raya Rusman Ali mengatakan, sudah bertemu dengan dua calon investor dari negeri Tirai Bambu tersebut dan meminta mereka untuk melihat langsung lokasi yang cocok bisa dikembangkan menjadi lokasi peternakan.

    “Mereka mintanya antara 300-500 Ha, sudah saya minta untuk cari lahan yang cocok. Kalau potensinya ada di pinggir sungai atau laut, supaya lebih mudah membawa sapi (jalur air) dari Nusa Tenggara Barat dan Australia ke Kubu Raya,” kata Rusman kepada Bisnis, Selasa (9 Agustus 2016).

    Rusman mengatakan, Pemkab Kubu Raya cukup serius meminang tawaran dari pihak swasta Cina yang belum ingin dipublikasinya secara luas identitas perusahaan tersebut untuk menanamkan investasinya di daerah ini.

    Selain itu, pihaknya menjamin akan memudahkan perizinan penyediaan lahan untuk pembukaan lahan peternakan sapi.

    “Bahkan kami minta supaya ada kepastian hukum aktivitas jual beli (lahan) kepada masyarakat,” ujarnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.