Sofyan Djalil Temui Luhut Bahas Dua Hal Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Sofyan Djalil saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 28 April 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Sofyan Djalil saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 28 April 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.COJakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengatakan kedatangannya menemui Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan untuk membahas wilayah Batam, Bintan, dan Karimun, serta pulau-pulau kecil, seperti Rempang dan Galang. "Karena ini menyangkut tata ruang dan lahan," kata Sofyan saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Agustus 2016.

    Sofyan mengatakan di daerah tersebut ada masalah tata ruang dan lahan, sehingga ada dua pembahasan dalam rapat itu. Pertama, bagaimana menata jalur pelayaran di jalur pelayaran timur laut Sumatera. "Lebih memperpendek beberapa ratus nautical mile."

    Sofyan menuturkan, jika hal itu bisa dilakukan, jalur pelayaran alternatif bisa dikembangkan. Nantinya, bila itu terjadi, dia berujar, biaya logistik dapat dikurangi. "Dalam konteks tata ruang dan pertanahan saya hadir."

    Dia mengungkapkan, dalam pertemuan itu juga membahas Teluk Benoa tapi hanya dibahas sedikit. 

    Mengenai Teluk Benoa, Sofyan mengatakan, Luhut hanya mengatakan harus ada studi lebih lanjut di sana. "Begitu yang Pak Menko sampaikan, tidak ada keputusan," ujar mantan Kepala Bappenas ini.

    DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.