Harga Hewan Kurban Merangkak Naik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sapi qurban. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    Ilustrasi sapi qurban. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga hewan kurban di beberapa pasar hewan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, terus merangkak naik seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap hewan kurban menjelang Hari Raya Haji 2016.

    Warjo, pedagang sapi di Pekalongan, mengatakan bahwa menjelang Iduladha secara perlahan harga hewan kurban mengalami penaikan karena permintaan masyarakat meningkat.

    Jika sebelumnya, harga sapi ukuran sedang sekitar Rp10 juta per ekor, kini naik Rp10,5 juta. Adapun harga sapi dewasa semula Rp15 juta/ekor, kini Rp16 juta/ekor, bahkan sapi metal mampu mencapai Rp25 juta/ekor.

    Selain sapi, kata dia, kenaikan harga hewan kurban juga terjadi pada jenis kambing yang rata-rata mencapai Rp100 ribu/ekor hingga Rp 300 ribu/ekor.

    "Kenaikan harga kambing sudah terjadi sejak awal Agustus 2016, yaitu semula Rp2 juta/ekor kini mencapai Rp2,1 juta sampai Rp2,3 juta/ekor," kata Warjo, Senin 8 Agusstus 2016.

    Menurut dia, kenaikan sejumlah hewan kurban menjelang Idul Adha 1437 Hijriah masih tergolong normal jika dibanding harga kambing dan sapi pada tahun sebelumnya.

    Kendati terjadi kenaikan harga hewan kurban, kata dia, penjualan tidak mengalami masalah karena masyarakat sudah relatif banyak memesan pada bulan sebelumnya.

    "Saat ini sudah mulai banyak warga yang pesan hewan kurban. Kenaikan harga hewan kurban lebih dipicu karena para tengkulak dari luar daerah yang datang untuk menjual kembali," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.