IHSG Diprediksi Uji Resisten di Level 5400

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi seorang pialang saat memantau pergerakan saham IHSG pada layar monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, 8 April 2016. TEMPO/Tony Hartawan

    Ekspresi seorang pialang saat memantau pergerakan saham IHSG pada layar monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, 8 April 2016. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan bergerak positif. Menurut analis ekonomi dari First Asia Capital David Sutyanto, penguatan itu sejalan dengan penguatan harga komoditas. IHSG pun diprediksi akan uji resisten di 5400.

    "Adapun support akan berada pada level 5320. Perhatikan sektor berbasis komoditas yang masih berpotensi menguat," kata David Sutyanto dalam pesan tertulisnya, Jumat, 5 Agustus 2016.

    Harga minyak mentah tadi malam kembali naik 2,7 persen di US$ 41,93 per barel. Kenaikan harga minyak mentah ini turut menopang aksi beli balik atas saham sektor energi dan komoditas lainnya.

    Pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil menguat terbatas 21,985 poin (0,4 persen) tutup di 5373,863. Penguatan didukung sektor infrastruktur, konstruksi, dan juga saham berbasis komoditas seperti tambang dan perkebunan. Selain itu aksi beli asing yang mencapai Rp. 1 triliun juga turut mendorong indeks.

    Semalam, pasar saham global bergerak bervariasi. Di kawasan Euro dan Inggris, indeks saham utama berhasil melanjutkan tren kenaikan. Indeks Eurostoxx naik 0,73 persen di 2932,34 dan indeks FTSE London naik 1,6 persen di 6740,16 menyusul langkah Bank of England (BoE) yang memotong tingkat bunganya 25 bp menjadi 0,25 persen setelah selama sembilan tahun bertahan di level 0,5 persen.

    Di Wall Street indeks saham utama bergerak mixed dalam rentang konsolidasi. Indeks DJIA tutup melemah tipis 0,02 persen di 18352,05. Indeks S&P dan Nasdaq masing-masing menguat 0,02 persen dan 0,13 persen di 2164,25 dan 5166,25. David menambahkan, saat ini pasar juga tengah menanti data tenaga kerja AS Juli yang akan keluar akhir pekan ini.

    DESTRIANITA K


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.