Peringkat Satu FAA, Maskapai Indonesia Segera Terbang ke AS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pesawat terbang/penerbangan. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Ilustrasi pesawat terbang/penerbangan. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai Indonesia dipastikan dapat segera terbang ke Amerika Serikat, setelah Federation Aviation Administration memutuskan memberikan kategori satu bagi Indonesia pada Agustus ini.

    Dirjen Perhubungan Udara Suprasetyo mengatakan Kementerian Perhubungan meminta keterangan resmi Indonesia masuk ke dalam kategori satu dari Federation Aviation Administration Amerika Serikat itu bisa keluar sebelum 17 Agustus 2016.

    “Iya, saya sudah sampaikan begitu. Kedutaan besar Amerika Serikat merespons, mereka akan usahakan,” ujarnya dalam acara Anugerah Perekayasa Utama BPPT 2016, Rabu 3 Agustus 2016.

    Menurutnya, keputusan FAA ini telah disampaikan secara lisan oleh konselor dari Kedutaan Besar Amerika Serikat kepada Kementerian Perhubungan minggu lalu.

    Setelah mengantongi kategori satu dari FAA, dia berharap kepercayaan ini dapat dijaga dengan komitemen kuat dari semua pihak, tidak hanya regulator tetapi juga operator, termasuk masyarakat.

    “Misalnya masalah keamanan, masyarakat juga harus mendukung agar mau diperiksa. Masalah keselamatan, jangan ada lagi masyarakat yang main layang-layang, atau balon dan balon udara di dekat bandara,” katanya.

    Adapun tugas berat selanjutnya yang menanti adalah upaya Indonesia agar dapat duduk sebagai anggota dewan Internationl Civil Aviation Organization (ICAO). “Setelah FAA tugas yang di depan mata adalah Indonesia menjadi anggota dewan ICAO,” ujarnya.

    Seperti diketahui izin penerbangan maskapai Indonesia ke AS terakkhir diperoleh pada 1968, dan tidak pernah lagi mendapatkan restu dari Negara Paman Sam. Hingga kemudian FAA meloloskan maskapai Indonesia masuk kategori satu, sehingga bisa dipastikan kembali menebangi langit Amerika Serikat.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.