Kuwait Naikkan Harga Bensin Lebih dari 80% Mulai 1 September

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Subekti

    TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabinet Kuwait pada Senin (1 Agustus 2016) memutuskan untuk menaikkan harga bensin lebih dari 80 persen mulai 1 September, sebagai bagian dari reformasi ekonomi guna mengatasi jatuhnya pendapatan dari minyak.

    Sebuah pernyataan setelah rapat kabinet mingguan menyebutkan harga bensin dengan oktan rendah akan naik 41 persen menjadi 28 sen AS per liter, sementara harga bensin kelas tinggi naik 61 persen menjadi 35 sen.

    Mereka juga memutuskan untuk menaikkan harga bensin "ultra" yang ramah lingkungan sebesar 83 persen menjadi 55 sen per liter.

    Kenaikan tersebut adalah yang pertama kali untuk bensin yang disubsidi sangat besar di negara anggota OPEC itu dalam hampir dua dekade terakhir.

    Kuwait membebaskan harga solar dan minyak tanah pada Januari 2015 dan merevisi harganya setiap bulan.

    Kuwait adalah negara terakhir di antara negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk yang menaikkan harga bensin, demikian seperti dilansir kantor berita AFP.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.