Perumnas Terbitkan Surat Utang Senilai Rp 150 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan pengembang milik negara, Perum Perumnas, menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) senilai Rp 150 miliar. Berdasarkan informasi yang dikutip dari PT Kustodian Sental Efek Indonesia, Jumat, 22 Juli 2016, Perumnas telah mendaftarkan penerbitan MTN III Perum Perumnas Tahun 2016 pada 21 Juli 2016.

    Surat utang yang diterbitkan Perumnas bertenor lima tahun dengan tingkat bunga 11 persen per tahun. Adapun pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan.

    Pada 21 Juni 2016, Perumnas juga menerbitkan MTN senilai Rp 75 miliar dengan tenor 3 tahun dan bunga 10,5 persen. Perumnas juga telah merilis MTN senilai Rp 225 miliar dengan kupon 10,85 peresn per tahun bertenor 3 tahun.

    Direktur Pemasaran Perumnas, Muhammad Nawir, sebelumnya mengatakan jumlah MTN yang akan diterbitkan tahun ini mencapai Rp 500 miliar. "Kami akan gunakan untuk ekspansi proyek-proyek properti," ujarnya.

    Nawir mengatakan, tahun ini Perumnas menargetkan pembangunan hunian sebanyak 20 ribu unit, baik dalam bentuk rumah tapak maupun rumah susun.

    Salah satu proyek yang akan diandalkan adalah proyek rumah susun sederhana milik atau rusunami di Cengkareng. Tahun ini, Perumnas akan memulai pembangunan tahap pertama sebanyak lima menara rusunami. Hingga 2018, jumlah unit yang akan dibangun mencapai 5.100 yang terbagi atas 18 menara.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.