BPBD Petakan Lima Wilayah Rawan Bencana di Kota Malang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO.CO, Jakarta - Lima kecamatan di wilayah kota Malang dinyatakan rawan bencana. Baik angin puting beliung maupun tanah longsor. Khususnya area yang berada di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Brantas.

    "Kami imbau masyarakat yang tinggal di sepanjang DAS Brantas ekstra waspada dan melakukan antisipasi, sebab potensi bencana masih terus mengintai akibat kondisi cuaca, terutama hujan dengan intensitas tinggi dan suhu laut yang meningkat serta pengaruh angin timur," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Jawa Timur J. Hartono di Malang, Kamis, 21 Juli 2016.

    Berdasarkan peta rawan bencana yang telah disusun BPBD, daerah yang dinyatakan masih rawan longsor meliputi Kelurahan Polehan, Madyopuro, Bareng, dan Kasin. Sedangkan daerah rawan puting beliung berada di wilayah kecamatan Kedungkandang.

    "Kami minta agar warga cepat melapor apabila di wilayahnya terjadi bencana, sehingga bisa segera ditangani. Saat ini kami berusaha melanjutkan kegiatan terkait pengurangan risiko bencana. Pada pekan ini, kami akan melatih TRC (Tim Reaksi Cepat), simulasi pengungsi dan dapur umum dan beberapa hari lalu sudah simulasi penyelamatan air," urainya.

    Untuk membantu pembangunan konstruksi bagi warga yang tempat tinggalnya terdampak bencana, BPBD tidak bisa melakukannya, sebab selain bukan termasuk tugas pokok fungsi (Tupoksi)-nya, BPBD juga tak punya anggaran untuk perbaikan bangunan tersebut.

    Awal tahun 2015, BPBD sudah mengajukan anggaran sektiar Rp13 miliar untuk perbaikan infrastruktur. Jika cair, bantuan itu akan turun ke Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB). Perbaikan dengan dana itu juga tidak bisa sembarangan, sebab harus ditelusuri terlebih dahulu status tanah bangunan yang bakal dibantu perbaikannya itu, jika tidak jelas, tidak bisa mendapatkan bantuan.

    "Status tanah bangunan yang terdampak bencana itu harus jelas, kalau bermasalah otomatis tidak bisa mendapatkan bantuan," katanya.

    Potensi bencana di Kota Malang diprediksi hingga Oktober mendatang. Itu sesuai dengan prediksi awal mulai musim hujan tahun ini. Bencana yang masih menghantui kota pendidikan itu adalah tanah longsor dan puting beliung.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.