Menteri Energi Melantik Tiga Pejabat Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menyampaikan keterangan press di Kantor Kementrian ESDM, Jakarta, 24 Maret 2016. Keterangan pers ini terkait atas keputusan Presiden Joko Widodo bahwa proyek kilang gas alam cair (LNG) Blok Masela dibangun di darat (onshore). Tempo/ Aditia Noviansyah

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menyampaikan keterangan press di Kantor Kementrian ESDM, Jakarta, 24 Maret 2016. Keterangan pers ini terkait atas keputusan Presiden Joko Widodo bahwa proyek kilang gas alam cair (LNG) Blok Masela dibangun di darat (onshore). Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said menetapkan tiga pejabat untuk memimpin direktorat yang baru didirikan bulan lalu. “Ada banyak proses yang akan kami benahi, dan saya kira baik bagi kita semua," ujar Sudirman saat melantik mereka di Gedung Arsip Kementerian Energi, Jakarta, Rabu, 20 Juli 2016.

    Pejabat yang dilantik antara lain Alimuddin Baso, yang menjabat Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi. Alimuddin naik jabatan dari posisi sebelumnya sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas.

    Kenaikan jabatan juga diberikan kepada Hendra Iswahyudi, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Rencana dan Laporan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE). Hendra kini menjabat Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur di direktorat jenderal yang sama.

    Sedangkan Jonson Pakpahan diangkat menjadi Direktur Penerimaan Mineral dan Batu Bara. Sebelumnya, ia adalah auditor internal Inspektorat Jenderal Kementerian Energi.

    Menteri Energi telah merombak 431 pejabat struktural yang terdiri atas 125 orang promosi, 137 orang rotasi, 24 orang rotasi antarunit, serta 145 orang dalam perubahan nomenklatur.

    Pejabat yang dirotasi adalah Djoko Siswanto, yang kini memimpin Direktorat Teknik dan Lingkungan Migas. Penggantinya adalah Tunggal, yang sebelumnya menjadi Sekretaris Jenderal Ditjen EBTKE. Jabatan yang dipegang Djoko sempat kosong karena direktur sebelumnya, Naryanto Wagimin, meninggal karena sakit.

    Sementara itu, Direktur Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Dadan Kusdiana ditugaskan memimpin Sekretariat Direktorat Jenderal EBTKE. BPDPKS adalah badan layanan umum di bawah Kementerian Keuangan.

    Sudirman berharap perombakan struktur akan menggenjot kinerja Kementerian. "Penyegaran perlu dilakukan mengingat ada yang telah menjabat selama empat tahun atau lebih,” tuturnya.

    ROBBY IRFANY



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.