15 Pemimpin Perusahaan India Akan Kunjungi RI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KAA, Bendera nasional India. Wikipedia.org

    KAA, Bendera nasional India. Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Naushad Forbes, Presiden Konfederasi Industri India, pada 18-19 Juli 2016 akan memimpin 15 pengusaha India untuk berkunjung ke Indonesia. Berdasarkan siaran pers Kedutaan Besar India, Jumat, 15 Juli 2016, para pemimpin perusahaan tersebut antara lain Adi Godrej, Mantan Presiden Konfederasi Industri India, dan pemimpin Godrej Group, Farhad Forbes, Wakil Pimpinan Forbes Marshall Pvt Ltd.

    Ada juga pemimpin GMR Energy G.B.S. Raju, Managing Director Pidilite Industries Limited Bharat Puri, CEO Adani Enterprises Ltd Vinay Prakash, Direktur Wholetime Rajshree Sugars & Chemicals Ltd R. Varadarajan, dan CEO Blue Star M & E Engineering Sdn Bhd A.N. Krishnamoorthy.

    Masih berdasarkan kedutaan, pemimpin perusahaan lainnya yang hadir adalah Managing Director Saisidha Sugar Equipment & Engg Co Pvt Ltd Sanjay N. Bhosale, Managing Director & CEO Sanjoo Group of Companies Vishal S. Budhia, dan Anil Manocha, Direktur Eksekutif Ion Exchange Asia Pasifik PTE Ltd.

    Adapun lima orang pemimpin perusahaan India lainnya adalah Wakil Presiden & Head ASEAN Larsen & Toubro Jones Ponudorai, Direktur Forbes Marshall Pvt Ltd Satyadeo, Direktur PT Megasari Makmur Group Naveen Gupta, Wakil Presiden Engineering & Design Saisidha Sugar Equipment & Engg Co Pvt Ltd Ankush Kadam, dan CEO International Coal Assets GMR Energy Limited Avinash Shah.

    "Ada potensi besar untuk memperluas perdagangan antara kedua negara di bidang komponen otomotif, mobil, produk permesinan, IT, farmasi, bio-teknologi, dan sektor kesehatan", ujar Naushad Forbes, Jakarta, Jumat, 15 Juli 2016.

    Berdasarkan informasi kedutaan, saat ini nilai perdagangan bilateral kedua negara pada 2015-2016 mencapai US$ 15,9 juta. Indonesia, menurut kedutaan, telah menjadi mitra dagang terbesar India di kawasan ASEAN.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.