Indonesia Jadi Tuan Rumah Asian SME Conference 2016  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta pemeran membuat kain tenun tradisional pada pameran Katumbiri Expo 2015 di Jakarta Convention Center, 10 Desember 2015. UMKM rintisan yang mengikuti pameran ini adalah mereka yang dibina oleh Program Kemitraan Bina Lingkungan yang diadakan oleh Badan Usaha Milik Negara. TEMPO/Tony Hartawan

    Peserta pemeran membuat kain tenun tradisional pada pameran Katumbiri Expo 2015 di Jakarta Convention Center, 10 Desember 2015. UMKM rintisan yang mengikuti pameran ini adalah mereka yang dibina oleh Program Kemitraan Bina Lingkungan yang diadakan oleh Badan Usaha Milik Negara. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Asia Council for Small Business kembali mengadakan Asian Small Medium-sized Enterprises (SME) Conference. Tahun ini, Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Asian SME Conference yang diadakan pada 13-17 September 2016.

    "Jadi kami mohon dukungan untuk konferensi ini. Pak Ridwan Kamil sudah mendukung, welcoming dinner nanti akan diadakan di Bandung," kata Presiden Asian Council for Small Business Hermawan Kartajaya, saat konferensi pers Peluncuran Nasional Asian SME Conference 2016, di Galeri Indonesia Wow, Kamis, 14 Juli 2016

    Sebagai tuan rumah, Indonesia akan mengangkat isu yang berkaitan dengan globalisasi dan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Hal ini diharapkan dapat membantu UKM dan wirausaha pemula untuk bisa bertahan dan berkembang di tengah persaingan internasional. Acara ini akan diselenggarakan di The Kasablanka, Kota Kasablanka.

    ACSB bersama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, juga turut mengundang Wali Kota Denpasar, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Bupati Temanggung, dan perwakilan Kementerian UKM Korea Selatan, Ilho Kim dan Ki Chan-kim.

    Pada acara yang sama Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga juga menindaklanjuti perjanjian antarpemerintah dengan Korea Selatan mengenai kerja sama UKM Indonesia. Secara khusus, kerja sama ini dalam menyuplai kopi Nusantara dan pemerintah Korea Selatan yang menyediakan bantuan pelatihan dan teknologi dalam bisnis bakery.

    ATIKA NUSYA PUTERI | RR ARIYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.