Permintaan Menurun, Airbus Pangkas Produksi A380  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Airbus A380. AP/Remy de la Mauviniere

    Pesawat Airbus A380. AP/Remy de la Mauviniere

    TEMPO.COJakarta - Airbus mengumumkan pada Selasa, 12 Juli 2016 bahwa perusahaan tersebut akan memangkas produksi pesawat superjumbo A380 menjadi satu unit per bulan mulai 2018 akibat penurunan permintaan. 

    "Sejalan dengan tingkat permintaan saat ini, Airbus memutuskan memproduksi 12 unit A380 per tahun mulai 2018," ujar produsen pesawat Eropa tersebut di ajang Farnborough Airshow, seperti dilaporkan AFP.

    Airbus telah menerima pesanan untuk 319 pesawat dari 18 maskapai di seluruh dunia dan masih harus mengirimkan 126 unit kepada pembeli. Namun permintaan kian menurun. 

    "Dengan kebijakan hati-hati dan proaktif ini, kami menetapkan target baru bagi rencana industri kami memenuhi permintaan konsumen tapi juga membuka semua peluang demi meraup keuntungan dari pasar A380," kata Direktur Utama Airbus Fabrice Bregier.

    "Kami mempertahankan, berinovasi, dan berinvestasi di A380. Jenis A380 akan tetap dipertahankan," ujar Bregier. 

    Airbus mengungkapkan pengiriman A380 pada tahun lalu mencapai 27 unit. Namun jumlah pesawat yang akan dikirim kepada konsumen pada 2017 hanya 20 unit dan jumlah tersebut diproyeksikan akan terus menurun. 

    Emirates merupakan konsumen terbesar A380. Maskapai penerbangan asal Dubai itu kini mengoperasikan 81 unit pesawat jenis tersebut dan 142 unit lainnya akan menyusul.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.