Erupsi Bromo: Penerbangan Abdurachman Saleh Sempat Tutup

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Bromo mengeluarkan material vulkanis berupa abu terlihat dari Puncak Bukit 29, Argosari, Senduro, Lumajang, Jawa Timur, 30 Januari 2016. Gunung Bromo sudah dua bulan berstatus siaga dan beberapa hari terakhir erupsinya disertai dengan lontaran lava pijar dan dentuman keras. ANTARA/Seno

    Gunung Bromo mengeluarkan material vulkanis berupa abu terlihat dari Puncak Bukit 29, Argosari, Senduro, Lumajang, Jawa Timur, 30 Januari 2016. Gunung Bromo sudah dua bulan berstatus siaga dan beberapa hari terakhir erupsinya disertai dengan lontaran lava pijar dan dentuman keras. ANTARA/Seno

    TEMPO.CO, Jakarta - Penerbangan sipil di Bandara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, ditutup lagi akibat erupsi Gunung Bromo dan dibuka kembali Selasa (12 Juli 2016) jika sudah diaggap aman. Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh, Suharno mengatakan bandara ditutup sejak Senin (11 Juli 2016)i pukul 11.00 hingga Selasa (12 Juli 2016) pukul 09.00 karena adanya debu tebal akibat erupsi Gunung Bromo

    . “Jadi kami terpaksa menutup bandara,” ujarnya di Malang, Senin (11 Juli 2016). Akibat penutupan bandara hari ini, tujuh penerbangan terpaksa harus dibatalkan. Ketujuh penerbangan itu, yakni Garuda GA 291 pemberangkatan pukul 11.00, Sriwijaya SJ 247 penerbangan pukul 12.50, Garuda GA 293 pukul 13.10, Wing Air IW 1841 penerbangan pukul 14.25, Citilink QG 145 pukul 14.30, Batik Air ID 7582 pukul 14.30 dan Sriwijaya SJ 249 pukul 14.30. District Manager Sriwijaya Air M. Yusrie Hansyah mengatakan ada tiga penerbangan dari maskapai tersebut dengan rute Malang-Jakarta yang terpaksa dibatalkan dan dialihkan ke Juanda.

    “Satu kali berhasil berangkat karena bandara belum ditutup, yakni pemberangkatan pagi,” ujarnya. Dia berharap besok penerbangan lancar sehingga tidak ada penumpang yang dialihkan berangkat dari Surabaya.

    “Tapi pada intinya kami patuh pada otoritas bandara demi keselamatan penerbangan,” ucapnya. Kepala Subbagian Data Evaluasi dan Pelaporan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Malang Antong Hartadi mengatakan Gunung Bromo meletuskan material vulkanik asap dan abu kemudian tertiup angin ke arah barat. Abu vulkanik itu dapatr mengganggu penerbangan sipil di Bandara Abdulrachman Saleh Malang.

    Erupsi Gunung Bromo tersebut merupakan aktivitas normal mengingat sampai sekarang masih berstatus waspada. Menurut informasi dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi menyebutkan tinggi letusan asap sekitar 300 meter hingga 1.200 meter dari kawah.

    Asap berwarna coklat dan kelabu dengan tekanan lemah hingga sedang. Kendati gempa tremor lebih dominan 2 milimeter dari rata-rata 1 mm sampai dengan 5 mm, tapi status aktivitas vulkanik gunung tetap waspada, namun karena arah angin ke barat dan barat daya maka berdampak mengganggu aktivitas penerbangan sipil di Malang

    Sekretaris Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Malang Untung Sudarto mengatakan abu vulkanis yang mengguyur kawasan Malang dan sekitarnya membahayakan penerbangan sipil. Oleh karena itu Kementerian Perhubungan menutup aktivitas penerbangan mulai Senin (11 Juli 2016) pukul 11.00 WIB hingga Selasa (12 Juli 2016) pukul 09.00 WIB. Penutupan akan dievaluasi Selasa (12 Juli 2016) pagi. Bila erupsi sudah mereda, maka bandara akan dibuka. Tapi bila erupsi masih berbahaya, maka penutupan bisa diperpanjang.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.