Pemkot Padang: Turis Pantai Padang Capai 50 Ribu Orang/Hari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berfoto dengan latar belakang ikon wisata di sebuah pantai di Padang, Sumatera Barat, 3 Maret 2016. Pantai ini kembali ramai sehari setelah terjadi gempa 7,8 skala Richter di Kabupaten Kepulauan Mentawai. REUTERS/Darren Whiteside

    Pengunjung berfoto dengan latar belakang ikon wisata di sebuah pantai di Padang, Sumatera Barat, 3 Maret 2016. Pantai ini kembali ramai sehari setelah terjadi gempa 7,8 skala Richter di Kabupaten Kepulauan Mentawai. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Padang mengklaim kunjungan wisatawan ke Pantai Padang sepanjang Lebaran tahun ini mencapai 50.000 orang per hari sejak H+1 Lebaran.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Padang Medi Iswandi menyebutkan terjadi kenaikan signifikan jumlah kunjungan wisatawan yang menikmati momen Lebaran ke daerah itu tahun ini.

    “Dibandingkan tahun sebelumnya, peningkatan jumlah wisatawan lebih dari 100%. Di Pantai Padang saja, setiap harinya ada sekitar 50.000 wisatawan,” ujarnya Minggu (10 Juli 2016).

    Menurutnya, upaya pembenahan dan promosi sejumlah objek wisata di daerah itu sepanjang tahun ini berdampak optimal terhadap meningkatnya jumlah kunjungan.

    Medi mengklaim, timnya mengoptimalkan pengembangan kawasan wisata dengan memperbaiki infrastruktur, pembenahan sistem parkir, dan menambah wahana permainan untuk menarik minat wisatawan.

    Sejumlah objek wisata yang dibenahi itu adalah kawasan Pantai Padang, Pantai Air Manis, dan Taman Hutan Raya (Tahura) Bung Hatta.

    Dia mengungkapkan terjadi peningkatan PAD selama Lebaran di sejumlah objek wisata itu. DI Tahura Bung Hatta misalnya terjadi peningkatan pemasukan hingga 300%, Pantai Air Manis 100%, dan objek lainnya mencapai 100%.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).