Lebaran, Pengiriman Paket Pos Indonesia Naik 40 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktifitas penyortiran penerimaan paket masuk dari luar negeri di Kantor Pos Pusat, Jakarta, 23 Juni 2016. Penerimaan paket luar negeri mengalami peningkatan saat memasuki bulan Ramadan. Tempo/Tony Hartawan

    Aktifitas penyortiran penerimaan paket masuk dari luar negeri di Kantor Pos Pusat, Jakarta, 23 Juni 2016. Penerimaan paket luar negeri mengalami peningkatan saat memasuki bulan Ramadan. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengiriman paket barang PT Pos Indonesia (Posindo) tercatat melonjak signifikan hingga 40 persen selama Ramadan dan Lebaran. Angka tersebut naik dua kali lipat di kantor pos besar setiap provinsi.

    "Kelihatannya cukup signifikan ada kenaikan 30-40 persen, dan kalau lihat di semua hub-hub besar ada dua kali lipatnya," ujar Direktur Utama Posindo Gilarsi Wahyu Setijono di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Jakarta, Senin, 11 Juli 2016.

    Gilarsi menuturkan sebagian besar paket tersebut merupakan bingkisan parsel Lebaran untuk keluarga dan kerabat, dengan tujuan berbagai daerah di seluruh Indonesia. "Tapi dominan itu masih di Jawa," katanya.

    Baca juga:
    Jonan Kritik Kemacetan di Tol Brebes, Ini Tanggapan Basuki
    Bromo Semburkan Abu ke Arah Malang

    Pada periode Ramadan dan menjelang Lebaran, Posindo melayani pengiriman hingga 1 juta paket per hari. Padahal rata-rata harian normalnya, Posindo hanya melayani sekitar 600 ribu paket per hari. Layanan pengiriman yang diminta pun bervariasi. Lonjakan pengiriman paket ini, menurut Gilarsi, diperkirakan masih akan terjadi hingga dua pekan mendatang. "Sampai dua minggu ke depan masih ada carry over, habis itu akan normal lagi."

    Gilarsi juga mengapresiasi kinerja seluruh pegawai Posindo yang telah melayani kebutuhan masyarakat dengan maksimal. Sehingga, menurut dia tak ada kendala berarti yang dialami. "Kami justru yang paling berhasil tahun ini, tidak ada bottleneck dan tidak ada penumpukan," ujarnya.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.