Soal Kemacetan di Brexit, Menteri Jonan: Tunggu Evaluasinya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan terjebak macet di exit Tol Pejagan - Brebes Timur, Jawa Tengah, 30 Juni 2016. Puncak arus mudik pada H-3 dan H-4 Lebaran. ANTARA/Oky Lukmansyah

    Kendaraan terjebak macet di exit Tol Pejagan - Brebes Timur, Jawa Tengah, 30 Juni 2016. Puncak arus mudik pada H-3 dan H-4 Lebaran. ANTARA/Oky Lukmansyah

    TEMPO.COJakarta - Pemerintah akan mengevaluasi pelayanan arus mudik setelah 18 Juli 2016, berbarengan dengan arus balik Lebaran yang selesai pada tanggal itu. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan evaluasi akan dilakukan menyeluruh, mulai pelayanan moda hingga kecelakaan yang terjadi di semua moda selama Idul Fitri tahun ini.

    Salah satunya, Jonan mengatakan, pemerintah akan mengevaluasi perihal kemacetan luar biasa yang terjadi di ruas Jalan Tol Brebes Timur Exit (Brexit). “Brebes hanya satu bagian dari semua hal yang perlu dievaluasi. Wong selama mudik yang meninggal mencapai 300 lebih,” katanya di kompleks Istana Kepresidenan, Senin, 11 Juli 2016.

    Jonan belum bersedia menjelaskan fokus evaluasi. “Tunggu saja dulu arus baliknya, tunggu evaluasinya,” ujarnya. Evaluasi tersebut nantinya akan melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat selaku prasarana jalan nasional dan jalan tol, serta Korps Lalu Lintas (Korlantas) yang memiliki fungsi merekayasa lalu lintas.

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menunggu proses evaluasi bersama. "Kalau yang program mudik ini, tim terpadunya di Kementerian Perhubungan. Jadi nanti setelah selesai mudik dan balik itu kami kumpul, nanti kami beri penjelasan kepada masyarakat," kata Basuki, Senin, 11 Juni 2016.

    Kemacetan yang terjadi di Brebes Exit menjadi perhatian publik karena ada di antara pemudik yang harus terjebak macet lebih dari dua hari di sana. Ignasius Jonan menyebut detail kemacetan tersebut menjadi tanggung jawab Menteri Pekerjaan Umum. Jonan meminta Menteri Basuki tak hanya diam melihat kemacetan yang terjadi.

    Menanggapi hal tersebut, Basuki mengatakan akan mengevaluasi secara keseluruhan, termasuk mencari solusi penyelesaian masalah kemacetan parah di Brebes. Basuki berjanji akan mempercepat pembangunan jalan tol Trans-Jawa, minimal sampai Pemalang, Jawa Tengah. "Untuk di jalan tol-nya, mudah-mudahan Pemalang kami selesaikan tahun ini sebelum mudik tahun depan. Itu target utamanya," kata Basuki. 

    DESTRIANITA | BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.