H+3, Kendaraan Masuk Gerbang Tol Bogor Turun 10,6 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang penjual kopi menjajakan dagangannya kepada pengendara yang terjebak macet kawasan Puncak di Gerbang tol Ciawi, Bogor, Jabar, 25 Desember 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Seorang penjual kopi menjajakan dagangannya kepada pengendara yang terjebak macet kawasan Puncak di Gerbang tol Ciawi, Bogor, Jabar, 25 Desember 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Lalu lintas kendaraan yang masuk (entrance) gerbang tol Bogor mengalami penurunan pada 9 Juli 2016 kemarin.

    Berdasarkan rilis dari keterangan AVP Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru Santoso, volume lalu lintas semalam yakni shift 3, pada pukul 21.00 sampai dengan 05.00  lalu lintas yang masuk  bila dibandingkan dengan lalu lintas harian rata-rata mengalami penurunan 662 kendaraan atau 10,6 persen.

    Namun apabila dibandingkan dengan H+3 lebaran 2015, jumlah tersebut masih naik sebesar 1.401 kendaraan atau 33,6 persen. “Panjang antrean sebanyak dua sampai tiga kendaraan,” ujar Dwimawan dalam pesan tertulisnya, Ahad, 10 Juli 2016.

    Adapun kendaraan yang memasuki gerbang tol Bogor didominasi kendaraan golongan I, sebanyak 5.527. Setelah itu disusul golongan II dengan 37 kendaraan, golongan III sebanyak tiga kendaraan dan golongan V hanya 1 kendaraan, dari total 6 gerbang tol yang dioperasikan.

    Sedangkan untuk lalu lintas keluar (exit) gerbang tol Bogor, apabila dibandingkan dengan lalu lintas rata-rata harian mengalami kenaikan 406 kendaraan atau 10,3 persen. Dan apabila dibandingkan pada periode H+3 lebaran 2015 mengalami kenaikan 597 kendaraan atau 15,9 persen, dari 3.762 menjadi 4.359 kendaraan.

    Sebanyak delapan gerbang tol dioperasikan untuk exit gerbang tol Bogor, dan hingga pukul 06.45 pagi ini antrian hanya berkisar 1-2 kendaraan.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.