H+3,Volume Kendaraan Tol Jakarta-Tangerang Naik 11,77 Persen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pemudik mengantre di gerbang tol Cipali, Palimanan Cirebon, Jawa Barat, 9 Juli 2016. Mendekati berakhirnya musim libur Lebaran para pemudik mulai memadati arus balik yang diprediksi pada H+3 dan H+4 Lebaran. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

    Kendaraan pemudik mengantre di gerbang tol Cipali, Palimanan Cirebon, Jawa Barat, 9 Juli 2016. Mendekati berakhirnya musim libur Lebaran para pemudik mulai memadati arus balik yang diprediksi pada H+3 dan H+4 Lebaran. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Jakarta - Volume kendaraan pada H+3 lebaran atau 9 Juli 2016, baik dari arah Tangerang menuju Jakarta ataupun sebaliknya mengalami peningkatan.

    Berdasarkan keterangan AVP Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru Santoso, volume lalu lintas semalam yakni shift 3, pada pukul 21.00 sampai dengan 05.00 hari ini lalu lintas arah Tangerang dilewati oleh 20.370 kendaraan. Naik sebesar 32,18 persen dari lalu lintas Lebaran 2015 yakni 15.411 kendaraan. “Dibandingkan lalu lintas harian rata-rata normal, kenaikan mencapai 11,77 persen atau bertambah 2.1146 kendaraan,” ujar Dwimawan dalam pesan tertulisnya, Ahad, 10 Juli 2016.

    Untuk volume lalu lintas dari Tangerang menuju Jakarta pada jam yang sama mengalami kenaikan 18.131 kendaraan, atau naik sebanyak 8,93 persen dibandingkan tahun lalu. “Dibandingkan lalu lintas harian rata-rata normal terjadi kenaikan sebesar 7,78 persen atau meningkat 1.309 kendaraan,” kata Dwimawan.

    Adapun gardu tol yang dioperasikan untuk melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju Tangerang sebanyak 16, sama jumlahnya untuk kendaraan dari arah Tangerang menuju Jakarta. Sedangkan antrian untuk kedua jalur hanya terjadi di depan gerbang tol sebanyak lima hingga sepuluh kendaraan.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.