Selasa, 17 September 2019

Banda Aceh Kembangkan Pasar Islami  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasar tradisional. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Ilustrasi pasar tradisional. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Banda Aceh akan mengembangkan pasar yang dijalankan sesuai dengan syariat Islam. "Transaksi maupun aktivitas lainnya dijalankan sesuai dengan syiar Islam," kata Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal di Banda Aceh, Senin, 30 Mei 2016.

    Ia mengatakan mewujudkan pasar Islami tidaklah mudah, sebab banyak tantangan dan hambatan. Namun pemerintah akan terus berusaha mewujudkannya. Karena itu, pemerintah mengharapkan dukungan dari ulama dan masyarakat.

    Upaya yang sudah dilakukan pemerintah ialah membina dan memberikan pelatihan peningkatan kapasitas kepada para pedagang. "Termasuk penyediaan sarana dan prasarana pasar, yang juga harus sesuai dengan standar Islam. Begitu juga dengan ijab kabul antara pedagang dan pembeli, harus dibudayakan," tutur Illiza.

    Illiza berharap, para pedagang tidak mencurangi timbangan serta tidak mengambil keuntungan yang berlebihan. "Pemerintah kota sudah membagikan timbangan digital agar ukurannya pas. Gunakan timbangan ini, jangan disimpan," ucap Illiza.

    Illiza mengatakan Islam memposisikan kegiatan ekonomi sebagai aspek penting dalam upaya mendatangkan kemuliaan.  "Karena itu, kegiatan ekonomi perlu dituntun dan dikontrol agar berjalan seirama dengan ajaran Islam secara keseluruhan, seperti mewujudkan pasar Islami di Kota Banda Aceh," ujar Illiza. 

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.