Transaksi Bursa Saham Jakarta Capai Rp 1,2 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Nilai transaksi di Bursa Saham Jakarta pada perdagangan Jumat (11/1) mencapai Rp 1,2 triliun sehingga mendorong indeks harga saham gabungan pada penutupan kedua terangkat 9,706 poin ke posisi 411,775. Nilai transaksi sebesar itu hampir empat kali rata-rata nilai perdangangan setiap hari pada 2001. Peningkatan drastis 9,706 hari ini menyusul kenaikan kemarin yang mencapai 10 poin. Budi Ruseno, analis dari Bhakti Capital, memperkirakan kenaikan ini sebagai dampak January Effect, yang memang biasanya melonjak. “Tapi perdagangan kali ini memang mengejutkan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 1 triliun lebih,” ujar Budi. Pembentukan porto folio tersebut sudah dievaluasi oleh para fund manager. Mereka memusatkan perhatian pada saham yang memiliki kapitalisasi pasar besar seperti Gudang Garam, Telkom, Astra, Sampoerna, dan Indosat. Karena itu, indeks terangkat naik dan menjadi motor penggerak pergerakan saham. Peningkatan ini, kata Budi, membuatnya memperkirakan bahwa perkembangan pasar menjadi lebih fluktuatif. Pasalnya, fund manajer lokal dan investor indvidual memiliki tipikal short term trading. Ia memperkirakan perdagangan untuk awal minggu depan masih akan berkisar pada indeks dengan resistance 421 dengan support indeksnya 402. Kalaupun nantinya akan terkoreksi, tutur dia, penurunannya akan sedikit. “Jadi masih akan berkisar pada level 400 an,” katanya. Kenaikan drastis ini diikuti oleh indeks saham terkuat LQ 45 sebesar 2,671 poin ke level 86,692 dan saham syariah sebesar 1,011 poin ke level 63,143. Dengan nilai perdagangan di atas Rp 1 triliun, perdagangan di lantai bursa kali ini terlihat ramai dengan 24.847 kali transaksi dan 1.636.928 lot saham berpindah tangan. Sebanyak 96 saham naik, 45 turun, dan 243 stagnan. Beberapa saham unggulan naik signifikan, seperti Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.150 menjadi Rp 10.850, Unilever naik Rp 500 menjadi Rp 17.700, Indosat (ISAT) naik Rp 200 menjadi Rp 9.850, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 125 menjadi Rp 3.750, Telkom (TLKM) naik Rp 75 menjadi Rp 3.175, dan Astra Internasional (ASII) naik Rp 25 menjadi Rp 2.175. Saham yang turun adalah Semen Gresik (SMGR), yang masih dibelit masalah privatisasi, sebanyak Rp 125 menjadi Rp 625. (Andi Dewanto-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.