Pabrik Gula Lamongan Berkapasitas Produksi Terbesar di Jawa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gula pasir. ANTARA/Adhitya Hendra

    Ilustrasi gula pasir. ANTARA/Adhitya Hendra

    TEMPO.COLamongan - Pabrik gula PT Kebun Tebu Mas (KTM) Ngimbang, Lamongan, Jawa Timur, dijadwalkan mulai melakukan penggilingan pada 1 Juni 2016 mendatang. Juru bicara PT KTM Lamongan, Mustofa, mengatakan pabrik ini mampu memproduksi 12 ribu ton cane per day (TCD). "Terbesar di Pulau Jawa," ucapnya, Kamis, 19 Mei 2016.

    Lokasi PT KTM berada di Desa Lamongrejo, Kecamatan Ngimbang, atau sekitar 50 kilometer arah barat Kota Lamongan. Pabrik tebu yang berada di antara Kabupaten Jombang dan Babat, Lamongan ini akan menampung petani tebu dari pelbagai kota di Jawa Timur. Mulai Bojonegoro, Tuban, Gresik, Jember, hingga sebagian dari Nganjuk dan Sidoarjo. Pabrik seluas 80 hektare itu dapat menampung ratusan ton tebu yang siap giling.

    Persiapan giling tebu ditandai dengan pertemuan yang dihadiri Bupati Lamongan Fadeli dan pejabat penting dari kabupaten. Juga hadir puluhan petani tebu dari beberapa kota, seperti Tuban, Bojonegoro, dan Nganjuk, Jawa Timur. Kemudian dari Rembang dan Pati, Jawa Tengah. Para petani diundang dalam rangka persiapan giling tebu pada 1 Juni 2016 mendatang.

    Mustofa menuturkan, pabriknya mempunyai sistem peralatan yang bagus, yaitu sistem transformer, yang berfungsi menampung kondensasi tebu sebelum masuk ke tiga unit mesin boiler. Menurut dia, sistem ini membuat hasil kondensasi menjadi lebih bersih. “Karena tebu disaring dua kali,” ujarnya.

    Untuk tahap awal penggilingan, kata Mustofa, baru sekitar 5.000 TCD.Ke depannya, pabrik bisa melakukan penggilingan hingga 12 ribu TCD. Jumlah itu, menurut dia, tertinggi di Jawa Timur, bahkan di Pulau Jawa. Dia mencontohkan, beberapa pabrik gula, seperti Sambiroto Lumajang dan Ngadirejo di Kediri, kapasitas gilingnya antara 6.500 hingga 7.000 TCD. Begitu juga dengan di pabrik gula Sradi Pemalang, Jawa Tengah, kapasitasnya sekitar 6.500 TCD. 

    Mustofa menambahkan, keberadaan PT KTM di Kecamatan Ngimbang membuat petani Lamongan kembali tertarik menanam tebu. Ada penambahan luasan lahan di lapangan, dari semula sekitar 4.000 hektare meningkat menjadi sekitar 6.000 hektare. Luas lahan ini bisa terus ditingkatkan, sesuai dengan kapasitas tampung giling di level optimal. Untuk itu, PT KTM kemudian melakukan ekspansi dengan bermitra bersama para petani di luar Lamongan, termasuk petani dari beberapa kota di Jawa Tengah.

    Bupati Lamongan Fadeli mengaku menaruh harapan terhadap keberadaan pabrik gula di Ngimbang. Menurut dia, pabrik tersebut bisa membuat petani tebu Lamongan makmur karena menikmati hasil rendeman yang tinggi.

    “Kami berharap bisa meningkatkan perekonomian petani,” ujar Fadeli dalam keterangan persnya. Bupati Fadeli menambahkan, pemerintah Lamongan akan melakukan pelbagai upaya agar investor datang ke kabupaten ini. Misalnya, mempermudah perizinan dan sistem birokrasi. 

    SUJATMIKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Animal Crossing dan 9 Aplikasi Makin Dicari Saat Wabah Covid-19

    Situs Glimpse melansir peningkatan minat terkait aplikasi selama wabah Covid-19. Salah satu peningkatan pesat terjadi pada pencarian Animal Crossing.