Resmikan Bandara Matahora, Jonan Yakin Wakatobi Banyak Turis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana dii pantai Wakatobi Dive Resort di Pulau Tomia, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, (13/4). TEMPO/Rully Kesuma

    Suasana dii pantai Wakatobi Dive Resort di Pulau Tomia, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, (13/4). TEMPO/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Kendari - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meresmikan gedung terminal Bandara Matahora di Pulau Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Minggu, 8 Mei 2016.

    Menurut Jonan, pembangunan pendukung sistem bandara, seperti terminal, merupakan hal yang urgen sekaligus sebagai wujud komitmen pemerintah mendukung pembangunan dan peningkatan kapasitas transportasi udara di Indonesia.

    Jonan menuturkan pembangunan Bandara Matahora sekaligus dalam rangka mendukung sektor pariwisata di daerah yang terkenal dengan keindahan panorama bawah lautnya ini.

    Apalagi, kata Jonan, Wakatobi saat ini menjadi salah satu dari sepuluh destinasi wisata unggulan Indonesia yang menjadi tujuan utama wisatawan. "Sebagai satu dari sepuluh destinasi unggulan wisata Indonesia, Wakatobi sebagai pintu masuk harus memberikan kenyamanan kepada pengunjung," ucap Jonan.

    Setelah sarana penunjang bandara rampung, ujar Jonan, penerbangan ke Wakatobi juga bisa dilakukan langsung dari Bali atau Jakarta. Jonan optimistis, dengan meningkatnya jumlah kunjungan ke Wakatobi setiap tahun, maskapai penerbangan yang beroperasi di daerah ini akan bertambah. Bahkan targetnya bandara bisa didarati pesawat Boeing 737.

    "Yang pasti, kalau seluruh support sistem sudah baik sesuai dengan standar international, maskapai pasti tertarik. Yang harus dilakukan ialah mendorong para wisatawan lebih banyak lagi datang ke daerah ini," tuturnya.

    Gedung terminal Bandara Matahora saat ini berkapasitas sekitar 150 penumpang dengan luas mencapai 2.000 x 30 meter persegi. Terminal Bandara Matahora yang dikerjakan mulai 2015 menelan anggaran Rp 19 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

    Turut hadir dalam peresmian gedung bandara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Djemi Francis, dan Sekretaris Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara Lukman Abu Nawas.

    ROSNIAWANTY FIKRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.