Libur Panjang, Premium Terkuras Habis di SPBU Bekasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ilustrasi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, membenarkan adanya lonjakan pembelian bahan bakar minyak jenis Premium pada hari libur peringatan Kenaikan Isa Almasih dan Isra Miraj 2016.

    "Stok Premium sudah habis sejak siang tadi karena banyak sekali pengendara yang mau liburan membeli Premium full tank," kata Gagah, 44 tahun, karyawan SPBU 34.171.23, Pekayon, Bekasi Selatan, Kamis, 5 Mei 2016.

    Menurut dia, SPBU di Jalan Raya Pekayon-Pondokgede itu terpaksa mengalihkan pembelian BBM konsumennya ke pemakaian Pertamax atau Pertalite.

    "Termasuk sepeda motor, kami sarankan mengisi Pertamax atau Pertalite. Sebagian masih ada yang mau, tapi sebagian lain ada yang memilih pindah SPBU," ucapnya.

    Gagah berujar, kekosongan persediaan Premium itu bukan karena pasokan yang terlambat atau kurang, melainkan lantaran pengendara banyak yang membutuhkan bahan bakar Premium untuk perjalanan liburan mereka.

    "Sejak pagi sampai sore, pembelian Premium tidak putus-putus," tuturnya.

    Salah satu pengendara, Maryana, 34 tahun, mengaku mengisi Premium secara full tank karena khawatir terjadi penutupan rest area oleh petugas jalan tol selama libur panjang ini.

    "Biasanya, kalau situasi macet parah, petugas jalan tol langsung menutup rest area yang penuh. Pengalaman saya pada libur tahun lalu seperti itu," katanya.

    Maryana mengaku akan melakukan perjalanan menuju Bandung, Jawa Barat, untuk mengisi liburan bersama keluarganya.

    "Kebetulan Premium sekarang murah, Rp 6.450 per liter. Kalau liburan begini, SPBU pasti antre," ucapnya.

    Situasi ini juga membuat sejumlah SPBU lain di Bekasi kehabisan persediaan BBM, khususnya Premium.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.