Asuransi Jasindo Syariah Resmi Berpisah dari Jasindo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Moch. Muchlasin bersama dengan jajaran direksi dan Komisaris PT Asuransi Jasa Indonesia dan PT Asuransi Jasindo Syariah meresmikan Jasindo Syariah yang merupakan anak perusahaan Jasindo, di gedung Jasindo, Jakarta, 2 Mei 2016. TEMPO/Bagus Prasetiyo

    Direktur Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Moch. Muchlasin bersama dengan jajaran direksi dan Komisaris PT Asuransi Jasa Indonesia dan PT Asuransi Jasindo Syariah meresmikan Jasindo Syariah yang merupakan anak perusahaan Jasindo, di gedung Jasindo, Jakarta, 2 Mei 2016. TEMPO/Bagus Prasetiyo

    TEMPO.CO, Jakarta  – PT Asuransi Jasindo Syariah  resmi menjadi perusahaan tersendiri. Sebelumnya selama 13 tahun atau sejak 2003, Asuransi Jasindo Syariah merupakan bagian dari unit usaha PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo).

    “Jasindo menganggap asuransi syariah masih atraktif dan dapat dikembangkan lebih baik lagi sehingga dipilihlah keputusan untuk spin off,” ujar Direktur Utama Jasindo Budi Tjahyono saat membuka peresmian di gedung Jasindo, Senin, 2 Mei 2016.

    Berdasarkan Undang-Undang Perasuransian Tahun 2014 Pasal 87 ayat 1, seluruh perusahaan asuransi yang memiliki usaha syariah wajib memisahkan unit usahanya tersebut menjadi entitas tersendiri pada 10 tahun sejak peraturan tersebut berlaku.

    Hal itulah yang membuat hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Jasindo yang diadakan pada 27 April 2016 menghasilkan keputusan untuk melakukan spin off pada Asuransi Jasindo Syariah.

    Mayoritas komposisi kepemilikan saham PT Asuransi Jasindo Syariah yang sebesar 96,5 persen dipegang PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero). Sedangkan 2,5 persen saham dimiliki Yayasan Kesejahteraan Karyawan  Jasindo dan satu persen sisanya dimiliki Dana Pensiun (Dapen) Jasindo.

    Untuk susunan manajemen Asuransi Jasindo Syariah antara lain Firman Sofyan sebagai direktur utama, Acu Kusnandar sebagai Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia, dan Deddy Sofiar sebagai direktur operasional. Adapun jajaran dewan komisarisnya terdiri dari Soeranto sebagai komisaris utama dengan dua anggota komisarisnya, Devy Angga dan Abdul Rochman.

    Hadir dalam peresmian tersebut Direktur Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Syariah Otoritas Jasa Keuangan  Moch. Muchlasin, Direktur Utama PT Asuransi Jasindo Syariah Firman Sofyan, dan Komisaris Utama PT Asuransi Jasa Indonesia Soeranto.

    BAGUS PRASETIYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.