Permintaan Rumah Murah di Karawang & Bekasi Bakal Naik 20%

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ehow.com

    ehow.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Permintaan terhadap rumah dengan Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di wilayah Bekasi-Karawang diprediksi meningkat.

    Ketua Korwil IV Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Jawa Barat Abun Yamin Syam memprediksi permintaan masyarakat terhadap rumah dengan Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di wilayah Bekasi-Karawang akan naik 20% pada tahun ini jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai 3 ribu unit rumah.

    Meningkatnya permintaan rumah murah itu, katanya, seiring semakin banyaknya karyawan yang bekerja di lingkungan pabrik di sekitar Bekasi dan Karawang, yang merupakan profil pembeli terbanyak.

    Adapun, permintaan biasanya baru akan meningkat pada saat pemberian bonus kepada karyawan dari perusahaan, seperti pada akhir tahun.

    "Naiknya permintaan biasanya setiap akhir tahun, atau setiap bonus perusahaan diberikan kepada karyawan," katanya, Rabu (27 April 2016).

    Menurutnya, dengan harga rumah Rp116,5 juta untuk Bekasi dan Karawang yang ditetapkan oleh pemerintah membuat para pekerja berpenghasilan di bawah Rp4 juta lebih tertarik mengangsur rumah ketimbang melakukan sewa.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.