Menteri Perdagangan: Kemarau Pendanaan E-Commerce Akan Tiba  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (ketiga dari kanan) didampingi oleh Gubernur Banten Rano Karno (kanan), Menteri Perdagangan Thomas Lembong (kedua dari kiri), Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf (ketiga dari kiri) membuka acara Indonesia E-Commerce Summit & Expo di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Banten, 27 April 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo (ketiga dari kanan) didampingi oleh Gubernur Banten Rano Karno (kanan), Menteri Perdagangan Thomas Lembong (kedua dari kiri), Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf (ketiga dari kiri) membuka acara Indonesia E-Commerce Summit & Expo di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Banten, 27 April 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Thomas Lembong meminta para pelaku e-commerce di Indonesia untuk tetap berhati-hati menyikapi perkembangan teknologi. Bisnis e-commerce di Indonesia tumbuh cepat, katanya, tapi harus melihat risiko.

    "Bagaimana kalau terjadi kemarau pendanaan? Di Amerika sendiri booming bisnis teknologi sudah mulai turun," kata Thomas di acara Indonesia E-commerce Summit & Expo, BSD, Tangerang Selatan, Banten, Rabu, 27 April 2016.

    Thomas mengaku punya tugas untuk mengingatkan. "Saya selalu paranoia. Sebagai risk manager selalu ada what if," ujarnya.

    Persaingan di bisnis online, kata Thomas, akan membuat terjadinya seleksi siapa yang eksis dan siapa yang akan terus. Biasanya, menurut Thomas, bisnis yang down turn-nya cepat, siklus bisnisnya juga cepat turun.

    Karena itu dia meminta pelaku e-commerce melihat dua sisi. Thomas berharap pelaku e-commerce perlu melihat dua pertiga ke atas sepertiga lihat ke bawah, sehingga saat ada kemarau pendanaan mereka sudah siap.

    Thomas mengaku teman-temannya di kabinet sangat bangga dengan pencapaian e-commerce di Indonesia. Sebab, dalam waktu cepat muncul perusahaan online begitu lengkap dari kuliner, fashion belanja, dan lain-lain.

    Thomas ingin kementeriannya belajar dari pemerintah Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dalam memajukan Internet. Clinton memajukannya dengan light touch, pemerintah menahan diri tidak bernafsu mengatur segala hal di Internet. "Inovasi bisa lahir bila tak terlalu dikekang. Harus ada ruang bergerak. Yang namanya inovator itu pasti pemberontak," katanya.

    Jadi, Thomas Lembong berharap semua pihak terbuka terhadap perubahan. "Kita harus tak menghakimi bila ada perbedaan," ujarnya.

    BURHAN SHOLIHIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?