Industri Tato Jadi Bidang Ekonomi Kreatif Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang seniman tato membuat tato pada tangan seorang pelanggan perempuan dalam acara festival International Tattoo Week Rio 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 22 Januari 2016. REUTERS/Pilar Olivares

    Seorang seniman tato membuat tato pada tangan seorang pelanggan perempuan dalam acara festival International Tattoo Week Rio 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, 22 Januari 2016. REUTERS/Pilar Olivares

    TEMPO.COManado - Perkembangan pesat dunia seni merajah tubuh alias tato bisa menjadi bidang ekonomi kreatif baru di Indonesia. Nilai jual tato saat ini yang cukup tinggi membuat artis tato bermunculan di seluruh daerah di Indonesia.

    Hal ini diakui Presiden Indonesian Sub-Culture—komunitas pencinta tato dan piercing—E. Kurdian B. Pangaribuan kepada Tempo. Menurut Ucha—sapaan akrabnya—saat ini tato telah menjadi industri yang bisa menghidupi keluarga.

    "Semakin banyak yang suka merajah tubuhnya dengan tato, tentu membuat industri tersebut untuk saat ini cerah. Dengan alat tato yang mudah dibeli, kini seni tato jadi bidang baru untuk ekonomi kreatif," katanya.

    Hal senada disampaikan Bagus Ferry, owner Magic Ink—majalah tato satu-satunya di Indonesia. Menurut dia, kini siapa saja yang punya kemampuan melukis atau menggambar bisa terjun ke dunia ini.

    Ferry menyebutkan tato, yang kini tak lagi dilarang walaupun masih sering dianggap sebelah mata di tengah masyarakat, telah menjadi tren untuk semua kalangan dalam mengekspresikan diri mereka.

    "Intinya, tato kini bukan lagi identik dengan yang sangar-sangar. Apalagi Indonesia itu terkenal juga dengan tato tradisionalnya yang memang asli, seperti di Dayak maupun di Mentawai," tuturnya.

    ISA ANSHAR JUSUF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.