OJK: Pemerintah Perlu Waspadai Penyaluran Dana Repatriasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Otoritas Jasa Keuangan. TEMPO/Tony Hartawan

    Otoritas Jasa Keuangan. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.COJakarta - Kemampuan sektor keuangan untuk menyalurkan kembali dana-dana hasil repatriasi (pemulangan) dalam kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty harus menjadi perhatian pemerintah.

    Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad mengatakan kemampuan sektor keuangan untuk menyalurkan kembali dana yang cukup besar pada pembiayaan pembangunan menjadi satu-kesatuan dengan kebijakan tax amnesty. “Karena itu, kita harus menyiapkan kemampuan daya serap dari dana yang besar ini,” katanya di depan anggota Komisi XI DPR dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU), Senin, 25 April 2016.

    Dia mengatakan kegagalan sektor keuangan menyalurkan dana tersebut dalam bentuk aset yang produktif akan mengakibatkan dampak negatif. Akan ada potensi kenaikan cost of fund perbankan sehingga memicu kenaikan suku bunga kredit. “Likuiditas yang berlebihan juga memicu kenaikan inflasi dan peningkatan kredit bermasalah bila penyaluran kredit kurang berhati-hati,” ujarnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!