Penjaminan Modal Ventura Jadi Angin Surga Perusahaan Startup  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mardiasmo saat acara pelantikannya menjadi anggota Dewan komisioner OJK, di gedung Sekeretariat MA, Jakarta, 13 Desember 2014. Hatta Ali mengambil sumpah Mardiasmo yang diangkat menjadi Anggota Dewan Komisioner OJK. Mardiasmo resmi menggantikan posisi sebelumnya yang diisi Any Ratnawati. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Mardiasmo saat acara pelantikannya menjadi anggota Dewan komisioner OJK, di gedung Sekeretariat MA, Jakarta, 13 Desember 2014. Hatta Ali mengambil sumpah Mardiasmo yang diangkat menjadi Anggota Dewan Komisioner OJK. Mardiasmo resmi menggantikan posisi sebelumnya yang diisi Any Ratnawati. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.COJakarta - Pemerintah sangat mendukung pembiayaan perusahaan rintisan (startup) melalui penjaminan modal ventura. Dukungan itu, menurut Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, perlu dilakukan pemerintah karena perusahaan startup menunjukkan perkembangan yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir ini.

    “Keterbatasan akses sumber pembiayaan dari perbankan utamanya disebabkan oleh kurangnya kolateral atau jaminan yang dapat disediakan bagi para pelaku UMKM dan pelaku usaha rintisan atau startup,” ujar Mardiasmo dalam keterangan resminya, Jumat, 22 April 2016.

    Menurut Mardiasmo, walaupun angka Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan nasional hampir mencapai 90 persen, tidak semua pelaku usaha, khususnya perusahaan startup, mendapat akses pembiayaan perbankan. "Dengan adanya penjaminan dari pemerintah, diharapkan perbankan akan bersedia memberi pembiayaan bagi perusahaan startup," katanya.

    Mardiasmo mengungkapkan, dukungan pemerintah melalui penjaminan modal ventura ini merupakan sebuah terobosan yang dapat menjadi angin surga bagi perusahaan startup. Terobosan ini pun dapat membantu para pelaku usaha startup sekaligus usaha mikro, kecil, dan menengah.

    Kementerian Keuangan memberi dukungan ini karena perusahaan startup mampu menjadi pesaing perusahaan konvensional dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan perusahaan startup yang semakin pesat pun akan berdampak pada meningkatnya kebutuhan pembiayaan. "Hal ini dapat menjadi peluang bagi perusahaan penjaminan kredit dana modal ventura untuk memperluas pangsa pasarnya," ujar Mardiasmo.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.