Pemerintah Fokus Bangun Infrastruktur Listrik Papua  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menyampaikan keterangan press di Kantor Kementrian ESDM, Jakarta, 24 Maret 2016. Keterangan pers ini terkait atas keputusan Presiden Joko Widodo bahwa proyek kilang gas alam cair (LNG) Blok Masela dibangun di darat (onshore). Tempo/ Aditia Noviansyah

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menyampaikan keterangan press di Kantor Kementrian ESDM, Jakarta, 24 Maret 2016. Keterangan pers ini terkait atas keputusan Presiden Joko Widodo bahwa proyek kilang gas alam cair (LNG) Blok Masela dibangun di darat (onshore). Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan pemerintah pusat fokus membangun prasarana ketenagalistrikan di kampung-kampung Provinsi Papua dan Papua Barat agar terwujud Program Indonesia Terang (PIT).

    "Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memprioritaskan pembangunan prasarana ketenagalistrikan di wilayah Indonesia Timur yang meliputi enam provinsi, yakni Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat," kata Sudirman saat peluncuran Program Indonesia Terang di Kabupaten Maybrat, Rabu, 20 April 2016.

    Dia mengatakan anggaran PIT bagi enam provinsi di Indonesia timur itu sebagian besar disalurkan ke Provinsi Papua dan Papua Barat.

    "Kami menargetkan lima tahun ke depan prasarana ketenagalistrikan di Provinsi Papua dan Papua Barat memadai sehingga masyarakat di kampung-kampung dapat menikmati listrik 24 jam," ungkapnya. 

    Menurut Sudirman, apabila semua kampung di Papua dan Papua Barat dialiri listrik 24 jam, sudah pasti masyarakat akan melakukan berbagai usaha di bidang ekonomi guna meningkatkan pendapatan mereka.

    Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Irene Manibuy yang memberi keterangan terpisah mengatakan sebagian besar masyarakat kampung di wilayah Papua Barat belum menikmati listrik 24 jam.

    Karena itu, kata Irene, pemerintah Provinsi Papua Barat mendukung penuh PIT yang dicanangkan Presiden Jokowi melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

    "Kami berharap Program Indonesia Terang berjalan dengan baik sehingga lima tahun ke depan semua kabupaten di Papua Barat dapat dialiri listrik 24 jam," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.