Pertamina Segera Luncurkan Pertamax Turbo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Rosa Panggabean

    ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.COJakarta - BUMN minyak PT Pertamina (Persero) dalam waktu dekat akan meluncurkan Pertamax Turbo, produk bahan bakar bensin terbarunya yang akan memiliki kandungan oktan (research octane number/RON) antara 95-100.

    "Kita tunggu dalam waktu dekat ini-lah," kata GM Marketing Operation Region III Pertamina Jumali, di sela melepas touring komunitas supercar Speedgonz di rest area KM19 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 21 April 2016.

    Menurut Jumali, Pertamax Turbo nantinya akan memiliki kandungan oktan di antara 95-100, dan sekarang Pertamina sedang mempersiapkan itu untuk diluncurkan dalam waktu dekat.

    "Sedang disiapkan-lah," kata Jumali mengenai produk bahan bakar baru Pertamina yang akan mengisi segmen pasar berkebutuhan bensin beroktan di atas Pertamax Plus, varian tertinggi Pertamina saat ini dengan RON 95.

    "Harganya juga di antara itu nanti (di atas Pertamax Plus). Nah, harganya berapa itu yang masih dalam kajian," jelas Jumali.

    Pertamina, kata Jumali, harus mengkaji secara mendalam agar semuanya benar-benar clear sebelum meluncurkan Pertamax Turbo. Itu semua belajar dari pengalaman waktu peluncuran Pertalite tahun lalu. Karena ada beberapa variabel yang harus dipenuhi, akhirnya diluncurkan Juni dari rencana semula April.

    Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang pada pertengahan Maret lalu mengatakan Pertamax Turbo yang memiliki kandungan oktan 98 itu sekarang sedang diuji di Italia.

    Belum lama BUMN perminyakan ini juga meluncurkan Dexlite, bahan bakar mesin diesel yang memiliki kandungan setana di atas solar tapi di bawah Pertamina Dex.

    Dengan hadirnya produk baru itu, Pertamina sekarang memasarkan tiga varian bahan bakar diesel bagi konsumen umum, yakni solar yang memiliki kandungan setana 48, Dexlite dengan cetana 51, dan Pertamina Dex 55.

    Dexlite sekarang sudah tersedia di sedikitnya 33 SPBU di Jabodetabek.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?