Busana Nusantara Bikin Wanita Roma Terpukau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta karnaval memakai pakaian adat Kabupaten Toraja dalam parade culture festival di Jalan Penghibur, Makassar, 8 November 2015. Kegiatan parade Makassar Culture Festival dalam rangka peringatan hari jadi Kota Makassar ke 408 yang jatuh pada tanggal 9 November 2015. TEMPO/Fahmi Ali

    Peserta karnaval memakai pakaian adat Kabupaten Toraja dalam parade culture festival di Jalan Penghibur, Makassar, 8 November 2015. Kegiatan parade Makassar Culture Festival dalam rangka peringatan hari jadi Kota Makassar ke 408 yang jatuh pada tanggal 9 November 2015. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.COJakarta - Keindahan dan kekayaan ragam busana daerah serta dalamnya makna adat perkawinan Nusantara memukau kaum perempuan Roma saat KBRI Roma mempresentasikan “A Glimpse of Indonesia” di depan Rome International Women's Club Luncheon yang diselenggarakan di Hotel Beverly Hills Roma, Kamis, 21 April 2016.

    Acara yang dibuka istri Duta Besar RI untuk Italia, Sonya Parengkuan, dan dihadiri istri Duta Besar RI untuk Vatikan, terselenggara atas kerja sama KBRI Roma dan Rome International Women's Club, demikian Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Roma, Aisyah Allamanda, kepada Antara London, Rabu, 20 April 2016.

    Dalam sambutannya, Ibu Parengkuan menjelaskan keanekaragaman budaya dan tradisi Indonesia yang tersebar di belasan ribu kepulauan Indonesia. Beragam jenis kebaya, baju kurung, kain batik, kain ulos, serta kain songket dari berbagai daerah di Indonesia, yang dipamerkan dan diperagakan secara langsung, mengundang decak kagum para hadirin dalam acara tersebut. 

    Kekaguman hadirin semakin meningkat ketika mendapat penjelasan tentang beragamnya dan dalamnya makna upacara adat perkawinan Nusantara. Berbagai pertanyaan pun dikemukakan terkait dengan makna simbol, motif, dan warna kain yang dipertunjukkan. 

    Puncaknya adalah pada saat pakaian pengantin khas Palembang diperagakan. Hampir seluruh yang hadir dalam acara tersebut memuji dan berebut ingin berfoto bersama dengan model. Respons positif tersebut menunjukkan besarnya animo kaum perempuan Kota Roma terhadap kekayaan budaya Indonesia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.