Data Ekonomi Positif Dorong Dolar Amerika Serikat Menguat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang dolar AS. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi mata uang dolar AS. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kurs dolar Amerika Serikat menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lain pada perdagangan New York, Rabu waktu setempat atau Kamis pagi, 21 April 2016, WIB, karena data ekonomi yang keluar dari negara itu lebih baik daripada perkiraan.

    Menurut National Association of Realtors, total penjualan existing-home Amerika melonjak 5,1 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 5,33 juta unit pada Maret dari angka direvisi turun 5,070 juta unit pada Februari. Perkiraan terbaru lebih tinggi dibanding konsensus pasar 5,268 juta unit, seperti dilansir Xinhua.

    Existing-home adalah indikator ekonomi yang menunjukkan jumlah rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan home resales atau rumah bekas.

    Indeks dolar Amerika, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,58 persen menjadi 94,524 pada akhir perdagangan.

    Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,1306 dolar dari 1,1380 dolar pada sesi sebelumnya. Pound Inggris turun menjadi 1,4370 dolar dari 1,4404 dolar. Sedangkan dolar Australia turun menjadi 0,7808 dolar dari 0,7817 dolar.

    Dolar dibeli 109,78 yen Jepang, lebih tinggi dibanding 109,10 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik ke 0,9711 franc Swiss dari 0,9600 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2620 dolar Kanada dari 1,2647 dolar Kanada.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!