Pesan Grab Car Dapat Tumpangan Mobil Mewah Plus Internet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grabcar logo. www.malaysianwireless.com

    Grabcar logo. www.malaysianwireless.com

    TEMPO.COJakarta - Menghadapi Hari Angkutan Nasional pada 24 April 2016, Grab, aplikasi layanan transportasi online asal Malaysia, menawarkan penawaran khusus. Selama periode waktu satu bulan, pengguna GrabCar bisa berkesempatan menikmati perjalanan menggunakan mobil kelas premium dengan tarif mobil standar.

    Layanan pengantaran dengan kendaraan kelas premium ini ditawarkan aplikasi Grab terhitung sejak 18 April hingga 18 Mei 2016. ”Seluruh penumpang yang memesan layanan GrabCar memiliki kesempatan mengendarai mobil mewah dan menikmati layanan kelas premium dengan tarif tetap GrabCar yang terjangkau,” kata Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, melalui siaran pers kepada media, Selasa, 19 April 2016.

    Peningkatan kelas kendaraan menjadi premium ini, menurut Ridzki, bisa didapatkan pengguna tanpa menggunakan kode promo khusus. ”Sejumlah mitra pengemudi terbaik yang telah memenuhi standar layanan tertinggi telah diberi pelatihan dan dipersiapkan untuk dapat memberikan kejutan kelas premium bagi para pengguna GrabCar.”

    Selain peningkatan kelas menjadi premium, dalam periode promo tersebut, Grab menyediakan akses internet 4G LTE berkecepatan tinggi secara gratis.

    Grab merupakan aplikasi penyedia layanan transportasi online. Grab menyediakan pilihan transportasi roda dua atau ojek, taksi, kendaraan pribadi, dan layanan jasa pengiriman barang.

    Grab mengklaim telah mampu menguasai lebih dari 50 persen pasar penyewaan kendaraan pribadi online di Indonesia pada akhir 2015. Layanan bisnis GrabCar juga diklaim telah tumbuh 30 persen sejak Februari lalu.

    MAYA NAWANGWULAN 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.