Kalla Setuju Reklamasi Teluk Jakarta Dihentikan Sementara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbincang dengan Wapres Jusuf Kalla dan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan sebelum bertolak ke Eropa, 17 April 2016. TEMPO/Amirullah

    Presiden Joko Widodo berbincang dengan Wapres Jusuf Kalla dan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan sebelum bertolak ke Eropa, 17 April 2016. TEMPO/Amirullah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan proyek reklamasi Teluk Jakarta harus dilakukan sesuai undang-undang. Reklamasi bisa dihentikan sampai semua aturan hukumnya dipenuhi.

    "Tentu proses reklamasi bisa dihentikan sementara sambil menata, mempelajari, dan mengambil dasar hukum yang benar," kata Kalla di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Ahad, 17 April 2016.

    Menurut Kalla, penilaian atas polemik reklamasi harus berdasarkan undang-undang. "Bagaimana kita membikin penilaian atau keputusan berdasarkan undang-undang. Izinnya bagaimana, (dampak) lingkungannya bagaimana," katanya.

    Polemik ihwal kewenangan pemberian izin reklamasi terjadi antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan pemerintah pusat. Perdebatan ini membuat Dewan Perwakilan Rakyat dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersepakat menghentikan proyek reklamasi.

    AMIRULLAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.