Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta Beroperasi Mei 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampak luar proyek pembangunan Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, 27 Januari 2016. Terminal ini nantinya mampu menampung 25 juta penumpang per tahun. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Tampak luar proyek pembangunan Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, 27 Januari 2016. Terminal ini nantinya mampu menampung 25 juta penumpang per tahun. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.COJakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) menargetkan Terminal 3 Ultimate di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dapat digunakan untuk rute penerbangan domestik pada Mei 2016.

    Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi mengatakan Terminal 3 Ultimate akan beroperasi penuh pada Maret 2017 dengan kapasitas penumpang per tahun mencapai 25 juta orang. "Mei ini untuk dalam negeri sudah beroperasi, September nanti ada SkyTeam, dan Maret tahun depan full operation," ujarnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu, 13 April 2016.

    Terminal 3 Ultimate digadang-gadang menjadi terminal penumpang paling modern dengan area mencapai 422.804,40 meter persegi atau setara 59 kali lapangan sepak bola. Total ada sepuluh gate penerbangan mancanegara dan 18 gate penerbangan domestik.

    Rencananya, Angkasa Pura II akan mengalokasikan 18 juta penumpang untuk PT Garuda Indonesia Tbk dan maskapai yang tergabung dalam SkyTeam, sedangkan sisanya untuk maskapai lain yang memiliki rute internasional.

    Budi mengatakan pembangunan Terminal 3 sebagian didanai dari penerbitan obligasi dengan porsi 20 persen, sedangkan sisanya berasal dari kas internal dan pinjaman perbankan. Total pendanaan untuk proyek ini mencapai Rp 5,4 triliun.

    Adapun pembangunan terminal dikerjakan oleh konsorsium Kawahapejaya Indonesia KSO yang terdiri atas PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Jaya Teknik, PT Indulexco, PT GMDI, serta PT Atelier 6 Arsitek, Aecum, dan Hyundai.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!