Tunggakan Rp 14 M Pajak Pribadi Pembunuh 2 Petugas Pajak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ucapan belasungkawa kepada juru sita pajak Sibolga, Prada Toga Fransriano. istimewa

    Ucapan belasungkawa kepada juru sita pajak Sibolga, Prada Toga Fransriano. istimewa

    TEMPO.COJakarta - Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Mekar Satria Utama menyatakan tunggakan pajak AL (Agusman Lahagu), pelaku penusukan terhadap dua pegawai Ditjen Pajak, sebesar Rp 14 miliar tergolong dalam pajak perseorangan. “Jadi bukan perusahaan,” kata Mekar di Markas Besar Kepolisian, Rabu, 13 April 2016.

    AL merupakan pengusaha karet. Selain itu, Mekar menjelaskan, AL mengumpulkan getah karet dari pengepul lainnya. Karena itu, tunggakan pajaknya tergolong besar. AL telah menunggak selama 2,5 tahun. “Saat diserahkan ke pihak ketiga, kami kan ada datanya,” ujarnya. “Data itu menjadi dasar kami untuk melimpahkan surat penagihan.”

    AL membunuh Parada Toga Fransriano, juru sita pajak negara Kantor Pelayanan Pajak Sibolga, dan Soza Nolo Lase, petugas honorer Satuan Pengamanan KP2KP Gunung Sitoli, di perkebunan karet miliknya di Nias, Sumatera Utara. Saat itu, keduanya menyerahkan surat penagihan pajak kepada AL. “Surat itu untuk memberi klarifikasi tunggakan pajak harus dipenuhi,” kata Mekar. 
     
    Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi sangat menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut. Dia menilai pihaknya salah melakukan antisipasi. Alasannya, Nias dipertimbangkan sebagai daerah yang aman. Dia pun meminta jajarannya untuk selalu berkoordinasi dengan kepolisian. “Daerah yang dikira biasa, ternyata rawan. Kami sudah berdiskusi dengan Kapolri untuk selalu didampingi,” ujarnya. 
     
    SINGGIH SOARES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!