Bulog Jateng Realisasikan Serap Gabah 84.000 Ton

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi beras Bulog/Badan Urusan Logistik. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi beras Bulog/Badan Urusan Logistik. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Perum Bulog Divre Jawa Tengah telah merealisasikan penyerapan gabah sebesar 84.000 ton setara beras hingga pertengahan April, dari total kontrak yang telah diperoleh 102.000 ton setara beras.

    Kepala Perum Bulog Divre Jateng Usep Karyana mengatakan pada tahun ini pihaknya menargetkan dapat menyerap gabah sebanyak 505.000 ton setara beras untuk beras medium atau rastra, serta 110.000 ton untuk jenis beras premium.

    "Secara total penyerapan tahun ini ditargetkan sebesar 615.000 ton, dari rastra dan premium. Sekarang kami genjot dari rastra dulu yang telah terealisasi 84.000 ton," ungkapnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (12 April 2016).

    Bila mengacu pada target penyerapan rastra saja, jelasnya, penyerapan gabah sudah terealisasi hingga 16,6%. Meskipun masih rendah, pihaknya meyakini penyerapan pada semester I nanti bisa mencapai 60% dari target.

    Dia mengatakan Bulog telah secara efektif menyerap hasil panen raya yang terjadi pada awal tahun ini. Bila sebelumnya penyerapan gabah hanya berkisar 1.000 ton-2.000 ton per hari, pada saat ini sudah meningkat menjadi 4.500 ton-5.000 ton per hari. 

    "Tingkat penyerapan pada awal tahun ini sudah sangat tinggi bila dibandingkan dengan periode yang sama pada 2015. Sebagai perbandingan, pada akhir Maret 2015 lalu, jumlah penyerapan gabah baru mencapai 7.000 ton. Jadi, tahun ini sudah meningkat berkali-kali lipat," ungkapnya.

    Pada 2015, Bulog Divre Jateng telah merealisasikan penyerapan gabah sebanyak 440.000 ton. Tingkat penyerapan mulai meningkat pada pertengahan tahun.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.