Dongkrak Produktivitas, Kementan Modernisasi Alat Pertanian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo ditemani Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memanen padi di areal persawahan Desa Karanggebang, Jetis, Ponorogo, Jawa Timur, 6 Maret 2015. Pemanenan tersebut dilakukan dengan menggunakan mesin yang dirakit warga lokal. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

    Presiden Joko Widodo ditemani Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memanen padi di areal persawahan Desa Karanggebang, Jetis, Ponorogo, Jawa Timur, 6 Maret 2015. Pemanenan tersebut dilakukan dengan menggunakan mesin yang dirakit warga lokal. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan semua alat pertanian akan dimodernisasi sehingga diharapkan bisa meningkatkan produktivitas padi serta memudahkan petani saat tanam dan panen.

    "Dalam setiap kunjungan ke berbagai daerah, kami selalu memberikan bantuan alat mesin pertanian modern kepada petani maupun gabungan kelompok tani," kata Mentan Amran kepada pers saat panen raya padi, di Indramayu, Jawa Barat, Rabu (30 Maret 2016).

    Menurut mentan, modernisasi alat mesin pertanian (alsintan) akan dilakukan secara bertahap kepada daerah yang selama ini terkenal sebagai sentra produksi gabah.

    Modernisasi alsintan yang akan dilakukan adalah saat menanam padi hingga panen sehingga bisa mempercepat pemotongan padi yang pada akhirnya bisa meningkatkan produksi.

    Menteri Pertanian targetkan selama 2016 produksi padi Jawa Barat 12,42 juta ton, sementara produksi padi nasional sebesar 76,23 juta ton.

    Tahun 2015 Jawa Barat sempat mengalami penurunan produksi 2,33 persen dibanding tahun 2014 dikarenakan kemarau panjang dampak dari El Nino.

    Mengingat Jawa Barat merupakan salah satu sentra produksi padi di Indonesia yang akan sangat berpengaruh pada ketersediaan produksi beras nasional, maka Kementerian Pertanian memberikan perhatian lebih besar program dan kegiatan peningkatan produksi padi dalam bentuk intensifikasi (pengembangan padi hibrida), ekstensifikasi (lahan kering padi Inbrida), pengembangan padi Inbrida.

    "Serta pengembangan desa pertanian padi organik dan pengembangan padi hibrida," tuturnya.

    Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengajak semua aktor pembangunan pertanian untuk mengoptimalkan tanam periode musim tanam Oktober-Maret 2015/2016 yang hanya sisa beberapa hari lagi.

    Selain itu, juga mengkoordinasikan terjaminnya ketersediaan sarana produksi benih, pupuk dan sarana lainnya yg dibutuhkan petani, serta mengoptimalkan pemanfaatan alat mesin pertanian yang tersedia.

    Mentan juga minta kepada Bulog untuk siap sedia membeli gabah petani sehingga mereka memiliki kepastian pembeli.

    Dalam kesempatan itu mentan memberikan bantuan dua traktor mekanik kepada kelompok pertanian.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?