Sistem Sering Down, Pelaporan Pajak Lewat E-filing Diundur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pelaporan Surat Pemberitahuan/SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi 2014 oleh 7 menteri di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, 30 Maret 2015. Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pajak masyarakat Indonesia. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Suasana pelaporan Surat Pemberitahuan/SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi 2014 oleh 7 menteri di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, 30 Maret 2015. Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pajak masyarakat Indonesia. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaporan pajak dengan menggunakan sistem elektronik yaitu e-filing dan e-SPT akan diberikan waktu hingga 30 April 2016. "Pada dasarnya kami menyampaikan permohonan maaf terkait kendala teknis di sistem pelaporan tersebut yang mengakibatkan proses pelaporan secara elektronik menjadi terhambat," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I Dasto Ledyanto melalui keterangan tertulisnya, Rabu, (30 Maret 2016).

    Untuk mengakomodasi permasalahan tersebut, pihaknya telah mengeluarkan Keputusan Dirjen Pajak nomor KEP-49/PJ/2016 tentang pengecualian pengenaan sanksi administrasi berupa denda atas keterlambatan penyampaian surat pemberitahuan (SPT) bagi wajib pajak orang pribadi yang menyampaikan SPT tahunan pajak penghasilan orang pribadi melalui elektronik.

    Melalui keputusan Dirjen Pajak tersebut, WP orang pribadi yang menyampaikan SPT tahunan PPh tahun pajak 2015 secara elektronik setelah tanggal 31 Maret 2016 dan tidak melewati 30 April 2016 dikecualikan dari pengenaan sanksi administrasi.

    "Sanksi tersebut berupa denda atas keterlambatan penyampaian SPT," katanya. Diharapkan, dengan adanya keputusan tersebut WP dapat lebih leluasa melaporkan pajak secara elektronik sampai dengan 30 April 2016 tanpa dikenakan sanksi administrasi.

    Upaya tersebut merupakan salah satu pelayanan ekstra yang diberikan DJP Jateng I untuk memudahkan para WP dalam menyampaikan SPT mereka.

    Sebelumnya, terkait dengan pelayanan ekstra tersebut DJP Jateng I membuka layanan pojok pajak di Kota Semarang serta pelayanan mobil pajak keliling di Kabupaten Jepara, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Batang guna menjangkau WP yang menyampaikan SPT tahunan PPh.

    Untuk layanan pojok pajak di Kota Semarang dibuka di tiga titik pusat perbelanjaan di Kota Semarang yaitu Java Supermal, Mal Ciputra, dan Mal Paragon.

    "Layanan pojok pajak ini akan dilakukan hingga tanggal 31 Maret mulai pukul 09.00-20.00 WIB," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.