PLTP Lahendong Unit 5 Beroperasi Desember 2016

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa pipa gas di Onshore Receiving Facilities (ORF) milik PT Pertamina Gas di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, 26 Februari 2016. Gas tersebut untuk memenuhi kebutuhan gas pabrik pupuk, pembangkit listrik, industri dan jaringan gas kota untuk rumah tangga. ANTARA/Zabur Karuru

    Petugas memeriksa pipa gas di Onshore Receiving Facilities (ORF) milik PT Pertamina Gas di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, 26 Februari 2016. Gas tersebut untuk memenuhi kebutuhan gas pabrik pupuk, pembangkit listrik, industri dan jaringan gas kota untuk rumah tangga. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong unit 5 dijadwalkan mulai beroperasi atau comercial operation date (COD) pada Desember 2016.

    General Manager Area Lahendong PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Salvius Patangke mengatakan saat ini perkembangan proyek menyentuh angka 60%. Baru pada Desember 2016, pembangkit berkapasitas 1x20 mega watt itu bisa beroperasi.

    "Untuk unit 5 COD-nya Desember 2016," ujarnya saat jumpa pers di Kantor PGE Lahendong, Rabu (30 Maret 2016). Lebih lanjut, dikerjakan paralel, unit 6 akan menyusul beroperasi pada Juni 2017.

    Kedua proyek tersebut menelan investasi sebesar US$228,7 juta. Adapun, kini proyek tersebut masih dikerjakan oleh konsorsium Sumitomo dan PT Rekayasa Industri. "Setelah unit 5, unit 6 beroperasi Juni 2016," katanya. Proyek berlangsung selama 2 tahun dan akan menghasilkan 14 sumur, dengan uap tersedia sebesar 22 MW. Baru pada April 2017, peralatan utama seperti generator dan turbin dari Jepang datang ke lokasi.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.